<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kamis, pilek, dan mikrofon</title>
	<atom:link href="http://hacques.blog.friendster.com/2007/10/kamis-pilek-dan-mikrofon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hacques.blog.friendster.com/2007/10/kamis-pilek-dan-mikrofon/</link>
	<description>About my day by day.... </description>
	<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 06:49:08 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: Ardi</title>
		<link>http://hacques.blog.friendster.com/2007/10/kamis-pilek-dan-mikrofon/#comment-261</link>
		<dc:creator>Ardi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 06:21:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hacques.blog.friendster.com/2007/10/kamis-pilek-dan-mikrofon/#comment-261</guid>
		<description>Mbak… mbak…
Mau kritik itu ada ilmunya. Kal mau ngomong itu dipikir dulu. Nah, kalo ucapan mbak di atas saya bales gini “Dasar, otak di dengkul, ngomong seenaknya saja”. Sampeyan sakit hati ga?

Kalo sampeyan sakit hati, jangan kritk orang lain kasar juga. Mending kalo kasar tp bener. Ini itu udah kasar tapu nyleneh.

Mengamati kejadian alam, belajar dengan niat meminta ridho Nya, itu merupakan ibadah mbak! Manusia cuma bisa menghitung yang bisa dihitung. Tapi mungkin saat ini parameter hitungannya kurang lengkap untuk merepresentasikan kejadian di alam. Menyadari hal tersebut, kita berarti mengerti bahwa manusia tidak ada apa2nya daripada Allah.

Faraday dulu juga dihina oleh ibu hamil-tua. “Mr Faraday, mengapa Anda menemukan penemuan tidak berguna?”. Faraday yang bijak menjawab, “Mengapa Anda hamil, bayi akan lahir, dia hanya bisa menangis, ngompol, dan mungkin jika dia tua dia akan mengkritik orang ahli cuaca habis-habisan. Anak Anda hanya bisa melakukan hal itu, tidak lebih”. Begitu kata Faraday.

Ini sebenarnya kritik bagi ibui itu agar dia berpikir jauh ke depan, bukan berpikir picik, sempit, dan kerdil. Saat ini penemuan Faraday telah menguntungkan banyak pihak, dan digunakan dalam berbagai hal. Jika Anda akademisi, maka Anda harus memiliki sikap seperti Faraday. Meteorologi mungkin belum bisa membuat prediksi yang bagus. Tapi tahukah Anda jika dalam waktu yang singkat ilmu ini akan memberikan sumbangan besar bagi negara ini?

Satu lagi, jika Anda tidak percaya dengan Meteorologi, ada baiknya juka Anda investasi di Jakarta Utara. 10 Tahun lagi, Anda alan jadi petani garam yang sukses.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak… mbak…<br />
Mau kritik itu ada ilmunya. Kal mau ngomong itu dipikir dulu. Nah, kalo ucapan mbak di atas saya bales gini “Dasar, otak di dengkul, ngomong seenaknya saja”. Sampeyan sakit hati ga?</p>
<p>Kalo sampeyan sakit hati, jangan kritk orang lain kasar juga. Mending kalo kasar tp bener. Ini itu udah kasar tapu nyleneh.</p>
<p>Mengamati kejadian alam, belajar dengan niat meminta ridho Nya, itu merupakan ibadah mbak! Manusia cuma bisa menghitung yang bisa dihitung. Tapi mungkin saat ini parameter hitungannya kurang lengkap untuk merepresentasikan kejadian di alam. Menyadari hal tersebut, kita berarti mengerti bahwa manusia tidak ada apa2nya daripada Allah.</p>
<p>Faraday dulu juga dihina oleh ibu hamil-tua. “Mr Faraday, mengapa Anda menemukan penemuan tidak berguna?”. Faraday yang bijak menjawab, “Mengapa Anda hamil, bayi akan lahir, dia hanya bisa menangis, ngompol, dan mungkin jika dia tua dia akan mengkritik orang ahli cuaca habis-habisan. Anak Anda hanya bisa melakukan hal itu, tidak lebih”. Begitu kata Faraday.</p>
<p>Ini sebenarnya kritik bagi ibui itu agar dia berpikir jauh ke depan, bukan berpikir picik, sempit, dan kerdil. Saat ini penemuan Faraday telah menguntungkan banyak pihak, dan digunakan dalam berbagai hal. Jika Anda akademisi, maka Anda harus memiliki sikap seperti Faraday. Meteorologi mungkin belum bisa membuat prediksi yang bagus. Tapi tahukah Anda jika dalam waktu yang singkat ilmu ini akan memberikan sumbangan besar bagi negara ini?</p>
<p>Satu lagi, jika Anda tidak percaya dengan Meteorologi, ada baiknya juka Anda investasi di Jakarta Utara. 10 Tahun lagi, Anda alan jadi petani garam yang sukses.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
