Archive for July, 2007

Senin, Nita, Dan Ragnarok InLAN…

Sunday, July 15th, 2007

-Hard-To-Resist-Ragnarok

Okey…

Hari-hari menjelang wisuda gw habiskan dengan kegiatan yang sama sehari-harinya.

Setiap hari, jam sembilan tepat Adjie udah jemput ke rumah. Berikutnya kami akan bertukar tas, dimana Adjie bawa tas gw yang berisi laptop sedangkan gw bawa tas Adjie yang berisi dua set jas hujan (mwahahaha, gw dapet enaknya). Trus ke kampus.

Apabila di KL ada kabel LAN nganggur, maka gw akan bersarang di KMKL sampe siang berakhir, dan apabila tidak ada, maka gw akan menjadi kuncen Comlabs sampai hari berakhir dimana Adjie ngejemput dan menyeret gw pulang dengan paksa. Waktu rata-rata gw tiba di rumah adalah jam 8, dan Adjie akan pulang pada pukul 9 malam tepat… yeah… ditambah adu mulut (dalam artian sebenarnya) bisa jam 9 lebih 10-15 menitan lah.

Ada satu motivasi yang memaksa gw untuk bertahan berjam-jam dalam posisi yang sama di depan laptop, menahan lapar, haus, pengen wee-wee, dan segala temptation lainnya seperti jalan ke mall atau main… Yaitu:

The-Hard-To-Resist-Ragnarok-Online!!!

Sejak ITB punya server Ragnarok sendiri, gw sama Adjie jadi keranjingan RO gila-gilaan. Gw sendiri udah main RO dari masih gratis… pas TePeBe aja gt… dan berhenti saat IdRO menjadi komersil. Tapi sekarang ini dengan dibukanya server RO gratis, lengkap dengan patch dan episode terbaru (yang bahkan belum ada di IdRO!) gw nggak menemukan alasan lain untuk ke kampus kecuali buat main RO. Hehehe…

Sakit pinggang, sakit punggung, maag, sakit mata, sakit lengan, kram kaki, adalah penyakit yang rajin mampir ke gw akhir-akhir ini. Mwahahaha… Tapi teteup… euforia main RO masih aja kerasa.

Jadi jadwal gw sampe waktunya wisuda besok adalah…

Pagi berangkat jam 9, sampe kampus main RO sampe jam 6 sore atau setengah 7 malam, cabut dari kampus, cari makan di jalan, sampe rumah jam 8, Adjie pulang jam 9, gw buka komputer yang PC buat ngetik-ngetik apa kek biar produktif, habis itu tidur, dan besok paginya melakukan hal yang sama.

Eh iya, RO juga bikin Adjie cemburu berat ^^. Gara-gara gw ngambil wedding quest, dan yang nikah sama gw itu nggak tanggung-tanggung, GM RO ITB aja gt. Yang gw terima lamarannya dengan syarat maskawin 100 juta zeny, lengkap dengan Baphomet, Bezelbub, dan Doppleganger Card. Tapi kok sampe sekarang belom lunas juga ya pembayaran maskawinnya? Huehehehe… boleh lah, matre dikit, di game ini…

Trus apa yang bikin Adjie cemburu? Hehehe… Di dunia RO, karakter gw menikah dengan karakter milik GM (Grand Master, dalam dunia RO, dia yang ngatur segalanya, bisa dibilang ‘dewa’nya lah) yang bernama asli Fauzan (reminds you to someone? For me it’s just sounds familiar…) EL angkatan berapa yah? Entah ‘00 entah ‘01 deh.

Nah, salah satu karakteristik khas Adjie adalah… dia nggak mengizinkan gw berada dekat-dekat dengan cowok yang jelas-jelas doyan sama gw juga. Sejauh ini yang gw tahu sih blacklist dia udah ada empat… satu anak ITB, satu anak UNPAS, satu (kemungkinan) orang Comlabs, satu lagi bahkan gw nggak tahu orangnya tapi Adjie udah menyatakan bahwa kalo ketemu dia bakal ngegebugin tu orang, hihihi… dan nampaknya akan bertambah jadi lima dalam waktu dekat, soalnya waktu gw minta izin buat OL dari lab Elektro tempat bersemayamnya komputer server RO ITB (dan tentunya gw akan berada bersama sang GM di lab itu) Adjie dengan serta merta langsung bilang "Maen di KL aja, ada kabel LAN kosong kok". Intinya sih tahu lah…

Sorry for Adjie, but sometimes it’s fun to see your lover get jealous… that’s the sign that he’s truly loves me enough to claim that he’s the only one who owns me (although not yet really…). And he’s so sweet while he’s grumbling about me as his private property and not going to share me with anybody else, terutama yang ‘doyan’ gw juga.

Don’t worry love, I’m yours and forever will be ^^.