Pernyataan Permohonan Maaf

I give up. I’m so young and unexperienced. Waktunya saya belajar lebih bertanggung jawab atas perkataan dan perbuatan sendiri.

Bersama post ini saya menyatakan bahwa.

Nita Permata K

Mengakui kesalahannya.

Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak-pihak terkait yang merasa tersakiti dengan pernyataan saya sebelumnya.

Saya salah karena sudah mendiskreditkan satu nama atau lebih, dengan cara yang tidak menyenangkan dan tidak enak, menuliskan hal-hal yang tidak memiliki relevansi dalam berbagai artian, dan tidak berpikir panjang atas apa yang saya tuliskan pada suatu tempat yang salah dengan bentuk yang salah.

Kondisi psikologis tertekan dan kekesalan karena mengalami beberapa kerugian akibat kekurangtepatan ramalan cuaca pada saat itu adalah pemicu utama keluarnya tulisan yang kontroversial tersebut, dan pada saat itu saya berpikiran bahwa blog ini adalah tempat saya menumpahkan unek-unek dan berbagai kekesalan, terlepas bahwa ini adalah konsumsi publik, dan sewaktu-waktu bisa dimanfaatkan orang sebagai suatu senjata untuk menyerang, karena sebelumnya blog saya ini terhitung sepi sehingga muncul anggapan bahwa tidak ada orang yang mau meluangkan waktu untuk membacanya.

Mulai sekarang saya akan mawas diri dan lebih memperhatikan kata-kata serta tindakan saya dalam menulis. Saya jadikan ini pembelajaran seumur hidup, dan saya harap semua orang yang pernah membaca tulisan saya, baik meninggalkan komentar atau tidak, sama-sama memetik pelajaran dari kejadian ini.

Terlepas dari masih menarik atau tidaknya topik ini untuk di blow-up atau dimaki-maki, saya tidak ingin berkomentar lebih lanjut. Saya salah, saya akui itu, saya minta maaf, dan tidak akan saya ulangi lagi sepanjang sisa umur saya. Dan saya berharap masalah ini tidak diperpanjang lagi karena saya tidak melihat adanya keuntungan dari dua belah pihak, baik saya maupun yang kontra dengan saya, apabila masalah ini diteruskan berlarut-larut.

PS :
1. Saya tidak mau dijadikan istri kedua, ketiga, atau seterusnya.
2. Jika terpuaskan dengan menyebut saya tolol atau apapun, silahkan saja. Memaki dalam bentuk tulisan adalah satu bentuk terapi stres, setidaknya bagi saya, selama tidak diucapkan secara lisan di depan orang yang bersangkutan.
3. Dan bagi siapapun yang berbaik hati telah menyalin postingan saya sebelumnya ke forum Rileks, bisakah saya minta kebaikan hatinya sekali lagi untuk menyalin post yang ini ke Rileks? Saya sedang tidak berada di tempat yang bisa mengakses Rileks, dan saya akan sangat berterimakasih jika ada seseorang yang berbesar hati berniat baik untuk   membantu menyelesaikan masalah dengan menyalinkan postingan ini ke forum tersebut.

Regards,

Nita Permata K

223 Responses to “Pernyataan Permohonan Maaf”

  1. Wicak Says:

    Hmm… Meteorologi itu artinya ilmu mengamati meteor kan yah?

    Gak tolol, ah.. cuma useless ajah.. Apalagi jaman sekarang.. Sudah terlalu banyak variabel yang bermain didalamnya.. Gak kayak jaman dulu..

    Jaman dulu angin kalo berhembus meyakinkan, dari titik A ke titik B, gak pake belak-belok..
    Jaman sekarang, angin kalo berhembus dari titik A ke titik B, ribet banget..
    Kudu ngawasin pasar valas..
    Memperhatikan suasana politik saat itu..
    Kudu hati2 milih posisi saat menjelang pemilihan gubernur..
    Jaga2 kalo rupiah jatuh lagi..
    Siap2 kalo ada demo..
    Kudu ngocok arisan..
    Itu baru angin, belum awan, matahari, kelembaban, suhu, dan teman-teman nan handai taulan-nya….

    *SLAP!*
    Gue ngomong apa sih, barusan..?

  2. martha Says:

    ckckckckck…
    segitu tolol kah??
    kmu tau sberapa dlm ttg ilmu meteorologi??
    kmu tau sbrapa dlm ttg seni rupa non??
    klo nyampein suatu pndapat ya baeknya yg bener itu lho..
    seorang mahasiswi itb koq bs ngeluarin kata2 spt yak??

  3. biSoT Says:

    wkkkkk kalah sama pawang hujan, biar kate ramalan cuaca bilang akan hujan, kalo pawang bilang enggak, gimane??? wkkkkk

    hare gene…..

  4. Nita Says:

    buat martha : Hello? This is my place.

    Gw harap kamu nggak berpikir kalo mahasiswa ITB harus senantiasa berkata sopan dan manis dimana-mana. Non sense.

    Kamu bukan mahasiswa ITB yah? Kalo iya gw maafin deh. Dari omongan kamu sendiri kamu nampak nggak tahu apa-apa soal meteorologi dan seni rupa. Dan nampak nggak tahu apa-apa soal ITB itu sendiri.

    Gw punya alasan kuat kenapa bisa keluar kata-kata yang ‘harusnya-anak-itb-nggak-bilang-kayak-gitu-’

  5. rahmat Says:

    Ada hal yg kontradiksi dalam tulisan diatas…

    “Lagian sepanjang penglihatan gw, yang namanya Badan Meteorologi dan Geofisika sejauh ini cuma jago buat ngeles. Mereka hebat dalam mengeluarkan excuses. Ramalan cuaca salah, dia bilang angin bergeser”

    ….dan….

    “GW SEMAKIN TIDAK MENGANGGAP BAHWA METEOROLOGI ITU ADALAH ILMU YANG PANTAS DIPELAJARI”

    bukankah salah satu upaya supaya BMG (atau siapapun yg mendalami cuaca)akan lebih baik dalam peramalan dengan lebih menggali/mendalami ilmu meteorologi itu sendiri?? logis bukan..??

    yg ga logis adalah …
    “Padahal gw tahu saat itu ada orang kurang kerjaan yang lagi nurunin hujan dengan sengaja karena pengen ngetes efeknya.” –hahaha…apa ini kerjaan komat-kamit mbah dukun…haree geene !

    “Ilmu meteorologi itu tolol. Bukan ilmu yang worth untuk dipelajari di sebuah Institut Teknologi.”
    –mbak, meteorology is science. Ya sangat logis bernaung dibawah institut teknologi. Karena teknologi beakar dari ilmu scince…ya tho…duh anak itb sekarang ampun deh…..:-D

    “Kalo ada yang mau nantangin gw buat meng-kontra pendapat gw, ayo, gw persilakan. Nanti gw ajak adu ngeramal cuaca kalo perlu.”
    –belajar seni rupa mau nantangin ngeramal cuaca….piye tho mbak. Armi Susandi yg belajar cuaca dan alumni santri S3 di Jerman dibilang ‘tolol’ gimana seorang Nita yg alumni seni rupa mau nantangin adu ngeramal cuaca…cape deeh…!

    peace,

  6. nunun Says:

    METEOROLOGI ITU BUKAN ILMU TOLOL
    Lo yang TOLOL

    Karena iklim dan cuaca itu sangat mempengaruhi kehidupan di bumi ini..

    Gak seharusnya lo ng-judge klo ILMU METEOROLOGI itu ILMU yang TOLOL sebelum lo tau apa itu METEOROLOGI sepenuhnya!!!

    Yang gw tau malah lo yang TOLOL,dari omongan lo aja udah ketauan lo TOLOL..

  7. rk Says:

    Maaf saya bukan ahli meteorology, tp saya juga bukan orang yg ga pernah ngambil kuliah meteorology. Ilmu meteorology yg ada di ITB memang kurang applicable, tp ilmu itu sangat bermanfaat loh. Perang amerika-vietnam itu perang meteorology loh. Tau shibuya dan shinjuku?klo tanpa meteorology semua orang disana udah mati karena downwelling arus turbulence, tp krn ditanam hutan pada zaman meiji (dgn ilmu meteorology)antara shibuya-shinjuku, maka daerah itu jadi daerah hiburan yg padat.

    Meteorology salah satu ilmu yg paling rumit krn tiap malam dan siang batas atmospheric boundary layernya berubah. Bisa ngejawab kenapa kota2 besar seperti Tokyo atau Jakarta punya pola cuaca berbeda dgn kota2 tetangganya. Masalah itu hanya mampu dijawab dgn meteorology, ga mudah emang krn itu tantangannya. Nama bidangnya klo ga salah Urban meteorology. Riset untuk bidang meteorologypun luar biasa besarnya ketimbang bidang keahlian ku :)
    Memang meteorology di Indonesia ga didukung scr maksimal. Ilmu ini butuh superkomputer yg sangat besar. Klo saya tanya dimana superkomputer paling cepet di Indonesia?jawabannya ya bukan di BMG atau di ITB tapi di Bank BNI. heheee lucu emang Indonesia.

    Klo di negara2 maju supercomputer dimilikinya ama riset institute yg deket dgn bidang meteorology atau kelautan, krn datanya superbesar.Sepanjang pengamatanku meteorology emang harus didukung oleh hardware yg tinggi. klo cuma pake CPU yg kamu pake dirumah sih ya keburu hujan duluan dari pada hasil ramalannya.

    Jadi menurutku, pendapat tentang ilmu meteorology itu Tolol harus kamu tarik. Pendapat yg kmu usulkan harus dalam bahasa, terminologi, dan definisi yg sama. dan harus konsisten.

    salam,
    -the Poseidon-

  8. Gibran Says:

    mbo menyampaikan suatu kekecewaan itu dengan cara yg baik-baik lah mba. Bagaimana yg dikritik akan menerima, wong api telah disulut.

    apalagi mba nita seorang wanita.

    yang ayu dikit lah. kalo debat ilmu nya boleh lah…, tapi kan kita harus sadar dengan kapasitas masing2.

    emang mba nita udah ada satu text book metereologi yg udah hatam dan bener2 paham isinya ?

  9. Milla Says:

    ooohh…tadinya gw pikir Dik Nita ini seorang master di bidang percuacaan…

    eh taunya…baru anak kemaren sore yang ngatain sebuah ilmu sains tolol utk dipelajari dan seorang doktor lulusan jerman dibilang goblok.

    wadoohh..wadoohh..mudah2an besok besok belajar ilmu sopan santun ya..plus ilmu menghargai orang lain..

    makasih lo..dah boleh naro comment di sini

  10. Utian Says:

    klo orang tolol ngomong apapun yang salah, nggak ada salahnya karena dia
    emang tolol.
    maklumlah namanya juga anak muda yang ga ada otaknya, ya gitu lah
    omongannya, omongan tolol.
    enak juga ya ngomong “tolol”.
    global warming effect ini..

  11. Dali Says:

    Wah gawat nih sepertinya anda sendiri Nita yang declare sebagai si dogol(oon gitu).

    Coba lihat kesini semuanya tentang meteorologi http://www.bom.gov.au

    Ini link ke biro meteorologi Australia, buka mata neng dan mohon maaf pada semuanya.

    Saya kenal baik dengan Armi seorang doktor dan diakui oleh dunia, dan anda ?

    Salam

  12. BeQie Says:

    ini emang tempat kmu berekspresi.. tp klo udah ditaro ditempat umum, berarti adalah konsumsi umum.. bisa dipakai untuk menuntut kmu… dan juga bukan tempat untuk menjelek2an sebuah institusi atau seorang yg bener2 kamu sebut dengan nama asli… di koran2 aja, klo ada apa2 pake inisial atau nama samaran….

    pernah naik pesawat ga? tau ga klo pilot itu dapet data cuaca keadaan angin, awan, dsb dari mana?

    ya… mungkin baik maksut kmu.. supaya meteorolog2 jadi terpacu untuk memajukan bidang ini….. InsyaAllah…

    terimakasih atas kritiknya… aku sangat menghargai kejujuran kmu…

    - Smoga semua pembaca blog ini dijauhkan dr orang dengki ketika dia sedang dengki… dan menyikapi ketidakdewasaan dengan kedewasaan dan penuh kesabaran -

  13. fahdi Says:

    aduhhh,,,

    abegeh

  14. nida Says:

    comment Beqie dah mewakili banget tuh…
    aq kenal Beqie, dan walau aq bukan dr jurusan meteorologi, sedikit tau ttg meteorologi.Aq jurusan Oseanografi.kawan dekat meteorologi dan geofisika(tau kan..jalan2lah k labtek biru.klo bisa ktemu ama Pak Army langsung ^-^)

    so…sebelum memaki sesuatu atau seseorang lebih baik kmu memahami hal itu terlebih dahulu…

    oh ya,kata2 kmu yg:
    “Kalo iya, gw nggak akan berkata dengan bangga “Adik gw di ITB juga” *apalagi pilihan keduanya dia milih jurusan kelas menengah ke bawah… Planologi…dengan alasan karena banyak temennya (yang takut milih jurusan kelas atas) di situ*”

    org lulus kuliah dr ITB, mau dia dr jurusan kelas atas kek ato menengah bawah kek, atau yg paling terbawah kek…
    ga menjamin juga dia bakal sukses atau tidak….

    ini pendapatku…

    sekian dan terima kasih ^-^

  15. Ponto Says:

    saya rasa dik tol eh dik nita sudah kalah deh..

  16. Nurlia Says:

    duh kamu ini… tolong ya `kacamata kuda`nya dicopot gituh…

  17. CakRa Says:

    hahahha…kalo dijelasin yang sains-sains kyknya gak mempan…karena nita gak bakalan nyampe deh…soalnya nita sepertinya hanya berkutat dengan dunianya sendiri.jakarta-bandung, bandung -jakarta…sekali2 naik pesawatlahh…kemanaaa gtu…sekarang murah2 kok pesawat…ha3x…akkggh…abege..

  18. Kadarsah Says:

    Pernyataan:
    1.Air yang keluar dari poci sesuai dengan yang ada dalam poci tersebut, jika dalam poci isinya teh maka yang keluar teh.

    2.Metro TV tidak sembarang mewawancarai orang, dia akan melihat latar belakang, keilmuan , pendidikan dlln.

    3.Dengan pernyataan di atas, ruang gerak hidup Sdr.Nita Permata akan semakin sempit.

    4.Dengan mengatakan Dr.Armi Susandi tolol maka:
    (a) dapat diadukan dengan pencemaran nama baik

    (b)dosen/dekan di senirupa jelas akan tidak hormat lagi kepada anda mengingat Pak Armi itu merupakan kolega mereka juga yang hanya beda departemen

    (c)jika blog ini dibaca oleh atasan anda, teman anda, saudara, orang tua anda senangkan mereka?

    (d) andaikan Pak Armi itu adalah ayah anda,saudara anda,dosen anda apa yang akan anda rasakan?

    (e) Jika Pak Armi tahu hal ini dan melaporkan ke dekan seni rupa apa yang akan anda lakukan?

    Terimakasih
    Kadarsah

  19. -mama Says:

    gw bukan anak meteorologi, tapi gw setuju ma kak rk, beqie, nida, dan sebagian besar comment di atas…

    emang hak lo bwt berpikir apapun ttg meteorologi. tapi, kl mengeluarkan pendapat ttg meteorologi sbg ilmu yang tolol keknya perlu dipikir lagi deh…

    mulutmu harimaumu…so, kl blm paham bener ttg sesuatu, ya ga usah ngomong macem2 dulu…cari tau dulu infonya sebanyak2nya…

    lagian ga ada satu ilmu pun yg useless ato tolol, karena sumber semua ilmu itu satu, dr Tuhan…dan Tuhan ga pernah menciptakan sesuatu dengan sia-sia…:)==> IMHO

    salam…

  20. '-DHaNiE-' Says:

    Hmm…gimana yah… Walo gue bukan anak Meteorologi, cuman kalo ini ampe kedenger ma petinggi2 ITB, bisa kena masalah nih anak.

    Gue rasa mungkin kamu ada sedikit (atau banyak) dendam dengan jurusan ini ? Bisa jadi karena dulu waktu Nita ikutan SPMB en mau masuk Meteorologi ternyata ga jebol, or whatever the reasons. Bisa juga abis ditolak ama ana meteorologi ??? hehehe

    Cuman, sebagai seorang akademisi, anak ITB pula, hari gini tuh udah ga jamannya lagih yang namanya saling menjelekkan jurusan laen. Apalagi ini udah bawa2 nama dosen, yang notabene doktor, sedangkan Nita sendiri blom tentu BISA lulus S1 (kecuali dia udah lulus yah, kan anak 2003 kudunya kalo tepat waktu lulus Juli ato Oktober ini).

    Mungkin sebaiknya, kalau mau berpendapat, dipikirkan dulu apa dampak2nya.

    Terima kasih.

  21. Vera Says:

    Pertama tama

    adik temen gw gak lolos USM..tapi lolos SPMB..so??artinya?n bukan dia aja yg begitu lho…gw ngawas USM…soalnya susah2 lagi….

    Jurusan kelas dua??

    hm..temen2 gw yg dari GD rata2 dapet kerjaan di luar dengan gaji dollar..yg EL malah engga..(passing grade EL lebih tinggi toh?) maap yah yg alumni EL..saya sih alumni KI..jurusan kelas tiga…:)

    Meteorologi?

    disini gw ketergantungan ramalan cuaca..buat tau ujan apa engga…dingin apa engga..dan rata2 akurat kok

    Ilmu yah ada gunanya lah..kalo cuaca Indo sulit diprediksi sih..mungkin ada hubungannya sm El Nino ato sejenisnya..lagian..kamu lihat ramalan cuaca tiap hari gitu??kok dah tahu ga akurat??

    Mending dikumpulin dulu datanya sebelum berpendapat di depan umum..salah kan tengsin..

    Mengeneralisir tuh gak bagus lho…Orang populasi ada 2 juta, diambil sampel 2 biji terus ambil kesimpulan kan gak valid…

    Last thing..

    Biasa gw ketemu cowok2 yang sok pinter…bikin kesel…baru kali ini ketemu yg berjenis kelamin cewek:)

    sorry to all the guys…no offend…gw ga bilang semua cowok lho…cm 1-2 ekor yg gw temui:)

  22. maming Says:

    Kalo ada yang mau nantangin gw buat meng-kontra pendapat gw, ayo, gw persilakan. Nanti gw ajak adu ngeramal cuaca kalo perlu. Dimana gw yakin bakal menang, karena NGGAK ADA manusia biasa yang sanggup untuk mengerti jalan pikiran para pengendali cuaca.—–> mana ni argumennya? nantangin doang ah si tolol ini…ga seru!!!! Kirain dia bakal bales argumen yg smart gitu. ato jgn2 sekarang lg blajar meterologi???

    tp tau ada org kayak gini gw malah jd malu ni ada anak itb yg bilang suatu ilmu itu tolol. jgn2 dia cuma anak bego yg keras kepala tea heuheuheu…ko bisa ya lolos masuk itb ni org?

    eh jeng boleh tau IQ, EQ lo berapa ga?? just curious

  23. NataLia Says:

    -IMPRESSIONS-

    First:
    “An immature,childish, and emotional opinion”

    Second:
    “Being brave seems a good move to be a critical thinker. But without solid arguments, evidences, and good research…. this is what I call NON-SENSE”

    Third:
    “Bad way to be famous, but excellent way to get troubles”.

    No matter what we r major in, the point is, it teaches you skills for life. We may not use all knowledges we got from ITB, but we DO use the skills we got from ITB and where else.

    Take care yourself (better), girl.

  24. ' ' k e n n a Says:

    mba, kasian bgt ya yg jd adek and sepupu mba, dijelek2in di depan massa. hu3. jgn gitu donk, namanya jg org usaha untuk kehidupan yg lbh baik. bukan berarti ikut USM trus ga capable kan. trus yg namanya ilmu itu pasti ada gunanya aplg dunia mengakuinya. jakarta berantakan mkn krn jaman dulu planologi blm diapresiasi oleh khalayak umum. sebaiknya kl maw berkomentar, berkomentarlah spt ssorg yg berpendidikan. *merdeka*

  25. Yudhya Says:

    Kecewa mbak ya……

    Mudah-mudahan kekecewaannya segera berakhir

    wass

  26. Rudy Says:

    mak jang…. ngeri kali isi blog-nya…

    kayak preman stasiun lebak bulus aja ngomongnya.. eh gak deng (jgn2 nanti preman lebak bulus-nya datang ke kosan gw.

    Secara preman lebak bulus aja gak pernah ngomong kek gitu….ya iyalah, preman gitu.. apaan seehhh.

    ha…ha…101x.

    -janganterlaluseriusuntukmenanggapiargumenorangbodoh-

  27. Nathanael Says:

    Mau comment soal USM karena soal meteorologi udah banyak yang bahas..
    Bener kata vera diatas, gak cuma lantas punya duit terus masuk ITB, ngga gitu kli.. USM tu cuma buat orang2 yang pengen anaknya / dia masuk ITB dengan “secure”, karena klo lewat SPMB probabilitas diterima di ITB tu gak sebesar itu..
    Terus setau gue(denger2 dr dosen), karena sekarang ITB dah ga disubsidi sama pemerintah kaya dulu, so ITB cari uang dengan berbagai cara, komersialisasiin sabuga, riset, dan salah satunya USM. Emangnya lo pikir siapa yang bayarin lo kuliah begitu murah? sebenernya secara gak langsung uang anak2 yang ikut USM itu juga dipake buat menunjang pendidikan kita2 yg lulus lewat SPMB ini..
    Jadi sebenernya USM dibuka untuk itu alasan itu juga.. n emang ditujukan buat orang yang punya duit.. klo ada yg maksa ya.. ga tau deh..
    Jadi menurut gue sih mestinya bangga, karena:
    1) Tesnya bisa dibilang sama susahnya dengan SPMB ato mungkin lebih
    2) Bisa bantu pendidikan di Indo dengan bantu biaya pendidikan beberapa anak ITB lain yg lewat SPMB
    saya rasa cukup sekian, klo ada kata2 yg tidak berkenan mohon dimaafkan

  28. rani Says:

    halo mbak nita…
    comment dari gw cm : wuahahahahahahahahaahahahahaha…
    kemana aja niy koq udah lama ga ngasi balesan lagi..padahal gw udah penasaran banget apa lagi kata2 nita “sang ahli”…
    gw tunggu aja aksi selanjutnya yah, nah lo nah lo nah lo nah lo,hehe…

  29. Alan Says:

    wah,,,
    baru nemu nii..blog yg penuh caci maki…
    kasian bener ni anak…

    …tong kosong nyaring bunyinya…
    slank aja tau ko…(personil slank kul dimana yak dulu…?)

  30. JQ Says:

    sampe speechless,,

  31. pramuditya Says:

    malu gw se institut sm lo! apalagi notabene lo senior gw di kampus ini!
    beeehhhh jijik gw punya senior kaya lo!

    untung lo udah lulus! walaupun lulus dengan nilai kesopanan E kedewasaan E dan ketololan A…

    bukannya lo pernah nulis ini, sebelum topik meteorologi (Rabu, hujan dan KMKL…):

    ———”What fuck… bilang ‘bye-bye’ kek, bilang ‘ gw duluan’ kek. Atau mau ngibul ‘ada urusan lain’ juga silakan. Yang penting jangan tiba-tiba ngilang gak sopan kayak gitu dong! Lo kira lo ninja? Lo kira cara pergi kayak gitu keren?!
    Lo boleh aja mikir lo sibuk kayak seleb atau mesti kuliah anu ini itu, tapi kan bisa pake cara yang sopan buat ninggalin orang. Gw toh nggak akan ngegigit ato ngejagal lo tiba-tiba di depan orang banyak. Masih merasa manusia kan?
    Sopan dikit dong!”———–

    lo bilang orang itu ga sopan????
    lo sendiri????
    aduh plizzz deh mbak kasian banget!!
    masih merasa manusia kan???
    sopan dikit dong!

    mana nih??? katanya nantang???
    kok ga di bales???
    kenapa, udah loyo???

    belum bisa menghasilkan karya buat bangsa aja udah koar2 menjelek jelekkan nama besar keilmuan! nama besar ahli lagi!

    Gw saranin apus aja deh blog lo daripada di baca ama orang luar ITB, malu gw!

    jangan pergi gitu aja dong!
    tanggepin nih comment2 hasil ulah lo!

    ga usah tanding sama orang2 meteorologi lah! sama gw aja!
    gw sih ga jago masalah meteorologi, tp gw yakin gw bisa bungkam lo seribu bahasa hahahahahaha:D

    ga keren lo!
    ble’e!
    cuma bisa ngomong bis itu ngumpet!
    cuma bisa koar2 doang!
    cupu!

  32. 'Akang' Says:

    aku usulin gimana kalo di itb diadain tes EQ&ESQ sebelum&sesudah lulus!…sedih kali aq m neng nita nih

  33. AROEM Says:

    parah parah !!.
    sumpah !!.
    parah lo !!.

  34. Adidharma Says:

    Busyet deh…!!! ekspresif banget ya pendapat loe… :) Gua salut ama loe sebagai anak senirupa berani ekspresif dalam berpendapat (lebih baik lagi kalo berkarya)…
    Kalo menurut gua sih bebas2 aja deh loe mau ngemukain pendapat, tapi loe mesti milah-milah dulu mana yang baik untuk dipublikasikan mana yang engga…
    Kalo gua baca pendapat loe tentang meteorologi kayanya terlalu emosional banget & loe mesti banyak BELAJAR tentang “PENGENDALIAN DIRI & EMOSI”.
    Satu lagi…pegang prinsip dasar kehidupan: “SALING MENGHARGAI, SALING MENGHORMATI, DAN SALING MEMAAFKAN”.
    Terus berkarya & sukses selalu buat Nita…. :)

  35. Wawan Says:

    Salam buat Nita, Semoga kamu diberi Hidayah dan cahaya Ilahi agar segera sadar dan mawas diri akan segala kekhilafannya dan segera bertobat sebelum kamu dihancurkan orang2 karena ulah mu sendiri…
    Turut berduka cita terhadap ITB yang telah salah menerima Nita Permata sebagai mahasiswa nya…
    ckckckckckckckck… gw gak abis pikir…:(

  36. qq Says:

    Sarannya Pramuditya:
    “Gw saranin apus aja deh blog lo daripada di baca ama orang luar ITB, malu gw!”

    udah terlambat…
    sekarang udah banyak banget orang meteorologi (dari luar ITB) yang baca Blog ini..satu -dua diantaranya ngasi comment diatas dan saya kenal orang-orangnya.

    selain itu, link ke blog ini sudah beredar di milis-milis orang meteorologi..

    saya sedih sekali dengan cara Nita Permata menyampaikan pendapatnya…sangat tidak dewasa dan sangat tidak bertanggung jawab…tanpa dasar..

  37. qq Says:

    Sarannya Pramuditya:
    “Gw saranin apus aja deh blog lo daripada di baca ama orang luar ITB, malu gw!”

    udah terlambat…
    sekarang udah banyak banget orang meteorologi (dari luar ITB) yang baca Blog ini..satu -dua diantaranya ngasi comment diatas dan saya kenal orang-orangnya.

    selain itu, link ke blog ini sudah beredar di milis-milis orang meteorologi..

    saya sedih sekali dengan cara Nita Permata menyampaikan pendapatnya…sangat tidak dewasa dan sangat tidak bertanggung jawab…tanpa dasar..

  38. Ponti Says:

    gw ga ngliat meteorologi sbagai ilmu tolol atw useless
    smua ilmu berguna
    gw cm ngliat posting blog ini yg ga berguna,tanpa ada dalil-dalil yg bs memperkuat ucapan Anda
    gw bukan dari meteorologi
    gw dari desain,& desain itu bukan senirupa (maaf,kami sarjana desain,bukan sarjana senirupa)
    dan di desain (khusunya interior) kami mempelajari ilmu alam; fisika bangunan (thermal,akustik&lighting) &statika
    tapi klo emang Anda mencari lawan debat utk menjelaskan tesismu ttg ketololan meteorologi…gw brani
    ga perlu orang meteorologiuntuk bilang bahwa ilmu itu tolol atw tdk berguna
    gw malu bukan karena Anda dr FSRD
    gw malu karena Anda kuliah tapi ucapan yg keluar sangat tidak pantas
    jaman Anda masuk ke FSRD aja sudah mudah…jurusan DKV pula
    apa mau d kata…!?

    ps: gw jd ga yakin klulusan Anda dr ITB bakal berguna ke masyarakat

  39. JuliEttA Chitra Says:

    aduh…

    gimana menurut gue sih ngga ada ilmu yang ngga pantes dipelajari…

    mbak belajar filsafat ngga? gue belajar filsatan yang ngulang 2 kali aja tau arti ilmu.

    kalo ilmu yang hasil pemikiran kebudayaan manusia ngga pantes dipelajari apalagi seni rupa menurut lo?

    bokap gue dosen ITB di jurusan yang dimaki-maki diatas. tante gue dosen Geodesi. dan lo sendiri anak ITB. kok jelekin kampus sndiri. malu ah…

    gue juga ngga terlalu respek sama anak2 yang masuk kampus pake duit gede. di kampuis gue banyak yang bayar 125 juta buat disiksa di fakultas gue. dan gue respect sama mereka karena eagernya untuk belajar. and you shold respect people for that hon…

    kalo lo ngga respek ama ilmu yang elas2 keliatan dan kerasa… gimana lo bisa respek ama ilmu psikologi yang dalam diri tiap manusia beda-beda. tambah ilmu dan wawasan sebelum komentarin sesuatu. nanti lo dianggap bego…

    heheheheheh… cheers ah…

    semoga tambah pinter ya ceuuu…

  40. Andina Says:

    wah…wah…
    saya ndak terlalu suka sama pendapatnya non nita ini, melihat segala sesuatu mingkin langsung bilang tolol.
    saya rasa non nita ini lebih didominasi kata ” tolol ” dalam total kata kesehariannya.
    jadi wajar jikalau komentarnya terhadap suatu ilmu adalah ” tolol “.
    tetapi saya juga ndak suka kalau para komentator semuanya menyudutkan nita, kasiankan dikeroyok gitu.
    saya sebagai seorang insan yg mudah iba, dengan ini menyatakan bahwa kalian semua tidak manusiawi karena telah mengejek balik non nita, mengancam, dan menyudutkannya.
    ayo…lawan terus mereka wahai non nita, aku siap diblakangmu

    andina
    yg sering ketemu anak meteorologi

  41. Milla Says:

    duh…kasian..cup..cup.cup..jangan nangis ya…keluar donk…jgn ngumpet mulu…
    kasian tuh orang2 banyak yg nungguin di luar..

    hmmmhhh…beginilah…siapa yang berbuat,dia pula yang menuai hasilnya…

    dapet banyak pelajaran kan? didoain deh…semoga bisa jadi individu yg lebih baik lagi.

    kalo nggak berubah juga…ketauan kan siapa yg t***l

  42. Awal Says:

    weleh weleh… dikeroyok gini…

    ayo mbak nita…. lanjutkan perjuangan nya….

    tak sabar awa menunggu argumen jenius, atau bahkan hasil riset mbak yang satu ini…. mungkin lagi menyiapkan senjata pamungkas nya kali? lama banget sih nongolnya…

    tjapee deehhh….

    ati ati udah dipasangin banyak tower buat ngerush….

  43. Andina Says:

    satu lagi nih
    sebagai seorang yg lulus dari geofisika n meterologi, saya dari geofisika nya mbak nita.
    jikalau saja anda bertanya sedikit saja tentang bumi, niscaya anda akan menmukan suatu kesenian tiada tandingan atas desain bumi kita.
    mulai dari atmosfernya sampai inti buminya.
    desain maha_dahsyat nan agung dan sangat tidak terjangkau oleh seni dan desain ahli manapun yg mempelajari seni.
    gempa tidak bisa diprediksi secara tepat, tetapi gempa memberikan kita gambaran desain dalam bumi.
    gempa “memberi kita inspirasi” untuk mendapatkan resource minyak bumi yg anda gunakan untuk naek kendaran bermotor.

    saya rasa anda telah berdosa besar.

    anda harus melakukan konperensi pers di metro tv utk pernyataan ini, meminta maaf ( dan minta kerjaan kalo bisa )sehingga tiada proses hukum akan dilakukan

    andinasridewi
    alumni geofisika & meteorologi

  44. Andina Says:

    non nita dah punya pasangan blom ? ada temen saya, guanteng, baek, sedikit kaya, cumaann….anak meteorologi tuh !!!

    kalo mau, pm aja ke saya

  45. Awal Says:

    satu lagi mbak… kalo ga suka sama USM jangan salahin apalagi maencaci maki anaknya…. cacimakilah sistemnya…

    macem viking ama the jack aja…. berantem tapi yang jadi korban malah pemainnya… kan kacian…

    sama jangan lupa minta maap secara personal sama p armi… ntar dituntut loh….

    terus jangan lupa sungkem ke lab multimedia inderaja dan SIG bawa tumpeng… hantu hantu di sana bisa penasaran tuh…jangan jangan ga tau kalo inderaja dan SIG tuh mete mete juga?

    tau ga berapa banyak nyawa selamat karna jasa BMG ketika terjadi bencana macam gunung meletus dsb? atau taunya BMG cuma ngurusin cuaca doang?

    tau rasanya garam?
    jangan pernah bilang bagaimana rasa garam kalau belum pernah merasakan garam.

    ups… itulah yang terjadi sekarang… atau mungkin takut hipertensi kalee…

    tjcape dehhh

  46. Awal Says:

    oh iyah….

    kalau mbak pakai kendaraan atau masak pakai minyak atau gas, udah berdosa besar tuh sama yang nyari minyak (baca:geophysicist)…

    atau selama ini taunya kalo nyari minyak atau urusan sama minyak tuh anak teknik perminyakan doang?

    jangan lupa juga kalau akifer (tau ga ini apa?) dicari oleh banyak orang GM?

    so…. jangan nganggap remeh ilmu kebumian… situ juga hidup nginjek bumi kan?

  47. BusHyet Deeh Says:

    Hmm mari liat sisi baiknya dari tulisan ini…
    Sugesti gw 1; neng Nita mungkin pernah ketipu ’secara sepihak’ statement dari pihak BMG dan berita Metro sehingga jadwal ngedatenya ancur bulan2an karena hujan/badai/topan/bahkan mungkin taifun salju enggak pernah reda hehe…(di hatinya kaleee…)
    Sugesti gw 2; msh ada dikotomi astronomi stlh didistorsi istilah meteorologi sehingga susah memilah istilah apa itu astrologi. astrologi=astronomi? hmmm.. hanya suasana hati ‘Nita’ yg bisa menjawab :P Sugesti gw 3; Meteorologi didisleksia menjadi istilah Metromini apalagi doi bete dengan kualitas siaran MetroTV yah ujung2nya Meteorologi=metroTV=metromini
    hehe *ngaco deh*
    Untung Metrologi ga disebut2.. pasti pakar Standardisasi Metric, DIN, JIS ikut bulan2an baca tulisan neng Nita
    Sugesti gw 4; Dunia ini indah? Mendambakan keromantisan Meteor Garden berujung ‘Wish Up on the Star’ lewat meteor tak kunjung tiba, eh jatuhnya sebel semua istilah berbau meteor, termasuk Meteorologi
    hmmm gw bila ‘Meteor-phobia’ lebih tepatnya hehe
    Sugesti 5; sensasi ‘Desta-network’ di friendster bisa diikuti dengan tulisan blog ‘Weather-Man Blamming’ hehehe
    Sugesti 6; manis jg kok neng Nita.., jgn jd pahit ya.. sayang jdnya ntar…
    Dah segitu dulu deh dari gw
    *peace all epribadeh!*

  48. Lutfi Says:

    o………
    kl menurut saya
    inikan akal-akalan supaya
    banyak yang nulis, dan buka blog ini kan
    wah ketahuan deh.
    tapi harap temen2 jangan ditiru dah.
    biarin, ini satu2nya blog yg kehabisan akal cari sensasi.

  49. Lika Says:

    Wah, harusnya orang-orang ngga perlu rame komentar dan marah-marah gini. Udah jelas kan si penulis blog ini ngga qualified untuk mengeluarkan pernyataan seperti yg dia tulis di atas.

    Sama aja kayak sapi yang berpendapat ttg situasi politik indonesia. Ngga usah ditanggepin lah.. You can just ignore it and say, “What do you know? You’re just a cow anyway..”

  50. 'ilma aulia Says:

    Neng, sejak kapan ada ilmu yang tolol? Ilmu itu ada untuk bikin manusia makin pinter.. yang tolol itu bukan ilmu-nya, tapi manusia yang gak mau berilmu. Kalo lo bilang ilmu meteorologi itu tolol, dengan sendirinya lo udah mengecap bahwa orang2 yang mempelajari ilmu ini juga tolol.. orang tolol itu adalah orang yg gak mau belajar dan mengatakan bahwa ilmu itu tolol.. jadi yang sebenernya tolol itu lo sendiri..

    Duh sedih banget pas tau lo adalah adik kelas gw di DKV.. anak 2003??!! kok gak pernah liat yah.. tampak kurang eksis, padahal gw yang ospek angkatan lo.. hellloooowww… gw tau banget tuh kuliah dkv ky gmn.. gak usah sombong neng.. sekarang gw balikin deh.. gimana perasaan lo kalo ada anak non-dkv bilang bahwa dkv adalah ilmu yang gak layak untuk dipelajari dan salah satu creative director atau graphic designer yang lo idolakan setengah mampus dan lo anggap karnyanya dahsyat dan luar biasa dibilang goblok dan tolol? Mo ngomong apa??!!

    Tolong introspeksi diri neng.. sebelum semuanya terlambat… nama baik lo, dkv, seni rupa dan itb ada di tangan lo sekarang!!!

    ..dan lo gak punya rasa hormat thp setiap mahasiswa yang masuk lewat jalur usm? Yuhuuu… sejak kapan masuk fsrd itu lewat spmb?!

    ah kamu… adikku sayang.. cepatlah dewasa…

    salam,

    -alumni dkv 2001 fsrd itb yang sangat menghormati semua bidang keilmuan di ITB dan respek kepada semua mahasiswa ITB tanpa pandang bulu apakah dia masuk lewat usm atau spmb-

  51. Adit Says:

    Keren … ini namanya tulisan keren. ibarat gula gua semutnya, dan kamu2 juga. berbakat ni nita.
    kalo boleh komentar, buat orang2 meteorologi terutama yang ada di dinasnya lebih berkerja keras lagi supaya orang awam seperti saya dan nita bisa melihat kerennya jurusan atau bidang meteorologi. kaya di amerika kalo badan meteorologi sana bilang mau hujan, orang2 pada bawa payung soalnya emang hujan. kalo disini udah diramal ga kejadian, terus ‘ngeles’ kalo kata nita. Jangan dilihat segi negatifnya aja, liat juga segi positifnya. karena kemungkinan kritikan yang pedas bisa bersifat membangun.

    regards.,

  52. dim-dim dimak Says:

    hihihi, ada anak itb yang tolol membuat postingan tolol dan mengata-ngatai orang lain tolol padahal dia sendiri TOLOL karena ngomong tentang suatu hal tanpa penjelasan ilmiah..

    Kasian, mudah2an bapak, ibu, adik, saudara2nya ngga ikutan TOLOL. amin.

  53. -Phat- Says:

    [OOT]
    ^O^
    hihihi….
    blog yg sngt provokatif…
    hit-rate nya pasti tinggi nih..
    numpang lwat ah. :p
    [/OOT]

  54. Awal Says:

    sundul lagi ah.. biar rame..

    up… up… up…

  55. a c h i e Says:

    lo mahasiswa itb? yakin?
    sori, tapi kata2 itu gak pantes diucapin sama mahasiswa itb yg setau gue OTAKNYA EMANG CERDAS.

    next time hati2 non kalo mau bicara..
    jangan pernah menyombongkan diri lo berlebihan.
    lo seumuran ama abang gue tapi kualitas tulisan lo gak jauh beda ama adek gue yg masih SMP.
    kasian jg ya..

    introspeksi dong!

    oh ya, gue anak psikologi UI.
    dan gue udah biasa ketemu orang2 yg doyan ngoceh kayak lo. jadi gue bakal anggep lo sebagai salah satu orang aneh
    pernah bayangin apa yg terjadi kalo Tuhan ambil semua ilmu ngeramal cuaca lo?
    pernah bayangin Tuhan ambil semua yg lo punya? that’s hurt.

  56. iscab Says:

    Kawan Nita,

    kalau di Jerman, kadang-kadang ramalan cuaca tepat.
    Saya pernah pergi ke Party, ramalan cuaca bilang bakal hujan jam 3.30 - 4.30, dan ternyata melesetnya cuma 2-5 menit.

    Di Indonesia sering ramalan cuaca ngaco, yah, mungkin karena sensornya kurang, atau ada yang menurunkan hujan seenak jidat (baik pakai hujan buatan maupun pakai klenik), jadi kacau.

    Saya jurusan sastra listrik, tapi tertarik dengan prediksi cuaca. Meteorolog itu paling ahli persamaan diferensial parsial yang kaga linear bila dibandingkan mahasiswa sastra listrik seperti saya ini.

  57. aditya Says:

    Kayaknya Mbak yang satu ini orangnya pinter banget gitu lho sampe bisa bilang orang lain tolol. Tapi sayang belum ada yang buktiin kalau dia pinter selain dirinya sendiri (hanya ngerasa aja). Saya memang belum masuk ITB, mudah2an 2 tahun lagi baru bisa daftar. Kalau mau jujur apa mbak yang katanya pinter ini juga pernah ikut USM unt masuk ke ITB nya, maksud saya bukan ke SR yg testnya lain. Yg saya baca ITB itu tonggak teknologi indonesia dan SR itu hanya pelengkap saja. Jd mbak gak usah terlalu merasa menjadi mahasiswa ITB yg notabene orang2 pinter. Mbak itu gak termasuk lho. Sory ya mbak saya gak respek sama sekali dengan komentar atau pendapat tolol seperti yang mbak tulis. Saya berani jamin kl mbak tidak termasuk org yg pinter meski cuma SR, jng2 thn depan jg mbak di DO lg.

  58. Ponti Says:

    attention!!!

    gw concern sm pendapat2 dsini karena 1 hal
    pemilik blog ini bawa nama fsrd,dan di sini banyak menyebutkan secara langsung atw tdk langsung bahwa anak fsrd rate nya berada di bawah jurusan2 di itb
    gw emang sangat ga suka posting-an pemilik blog ini
    dan gw lbih ga suka lagi kepada user yg mndiskreditkan fsrd…termasuk yg bernama aditya yg katanya 2 taun lagi mo masuk itb
    lu jg sama aja dengan si pemilik blog ini dengan menyebut “meski cuma SR”
    ya…meski cuma SR,mewakili FSRD ITB
    mewakili anak2 dari fakultas yang menggerakan mahasiswa dr seluruh Indonesia untuk gerakan reformasi ‘97-’98
    lu masih 2 taun lg mo uji coba ke itb,dh brani ngomong gt
    mending lu coba pikir dl bs lulus ga dr skolah lu
    lu pikir di fsrd cm ada seni rupa murni,patung dsb?cetek otak lu brarti,ga pantes daftar ke itb
    gw bukan mncoba u/ ngbela pemilik blog ini
    gw cm ngbela nama fakultas gw yg udah d rusak sama pemilik blog ini
    kalo ada yg ga suka sama postingan ini,langsung aja ke account gw
    klo ga ngerti caranya,klik aja nama gw d atas
    termasuk lu juga,pemilik blog ini!!!
    ga tau soal meteorologi aj udah berani posting kyk gini
    taunya meteor rain doang

  59. shanty Says:

    Nitaaaa!!!!
    Kemana????
    Banyak yang comment tuhhh!!!

    Keluar dong!!!
    Ga sopan kalo ngumpet2!!!

    Banyak tamu nohhhh!!!!

  60. Hayyu Says:

    hehehe, seru nih….

    jangan sirik atuh sama yg USM.. ujian mereka lebih ribet loh!
    toh di dalamnya gak bisa maen duit juga. klo emang sanggup bisa lulus, klo nggak yah DO juga. sama ky anak2 SPMB.
    nggak usah munafik, toh duit mereka juga yg kita nikmati.. emang cukup 2 juta u/praktikum 5×15 kali per-semester? kalo gada mereka, gak bisa praktikum deh kita. pas kerja bengong ajah liat alat2 canggih…

    gw juga jadi malu ni sbg alumni ITB tau punya adik kelas ky gini… pacarnya malu gak? ada bocoran si mas-nya seangkatan saya… sabar ya mas….

    gak ada tuh jurusan papan atas atau kelas 2… orang yg otaknya teknik blm tentu bs survive di jurusan science, seni, atau bahkan sosial. bgitu jg sbaliknya.

    Klo mbak nita tau ttg prinsip research di lab & lapangan, smakin byk faktor akan smakin jauh dr model ideal.. bgitu juga dengan alam… tau khan alam indonesia ky apa? blum lagi klenik2nya… hehehe….

    mudah2an ngerti… masa anak ITB gitu ajah gak ngerti….

    PS: Mbak Nita lg PMS yah?

  61. 'SazQya Says:

    ini dari awalnya aja udah terlihat sesuatu yg absurb ya.. antara planologi yang dibilang kelas bawah tau tau nyambung ke metereologi dan pake menghina alumni ITB-nya sendiri.. ck ck ck.. mungkin lo waktu itu dimarahin ya sama pak Armi Susandi sampe segitunya lo maki-maki.. ck ck ck!! =[ menurut gw semua ilmu itu ada gunanya, mungkin kalo lo tau gw kuliah di Antropologi, kira-kira lo bakal bilang “HAH?? Ilmu apaan tuh Antropologi, pasti another ilmu tolol!” begitu ya?? padahal lo belum tau secara jelas tentang ilmu yang lo maki-maki ini… dan kalo emang lo berani diajak adu argumen soal cuaca, berarti lo berani adu mulut sama Tuhan dong?? NYEBUT WOI!!!!

  62. 'SazQya Says:

    oh iya, menurut gw ilmu itu gak ada kelasnya semua sama gunanya! kalo gak guna gak akan muncul tuh ilmu pengetahuan..

    and please,, jawablah semua komen ini,nita.. jangan cuci tangan!

  63. dania Says:

    halah nita cari komen banyak doang biar ada yang baca iklannya wek :p

  64. budd XXIX Says:

    sumpah gw nafsu bgd bacanya…!!!
    hell-yo USM tuh nggak semua allabout money doank!
    temen gw yang sumbangannya 150juta aja nggak keterima!!
    cuma another way buat masuk itb selain lewat SPMB!!
    liat aja segimana sedikitnya orang yang lulus SPMB???
    NGGAK SEMUA ORANG YANG LULUS USM ATAU SMUP ITU CUMA NGANDELIN UANG ORANG TUA AJA!!!TEMEN GW AJA YANG PERAIH PERAK OLIMPIADE MATEMATIKA NASIONAL MASUK ITB NYA LEWAT USM!!
    tandanya?
    pikir aja sendiri!!!
    btw lo bikin banyak orang yang mau masuk SR jadi ilfil ih!!!
    parah..parah,,
    kayanya pas kuliah lo nggak punya temen ya?
    keliatan dari mukanya!!
    wwkwkwkkw

  65. budd XXIX Says:

    dan gw pernah nyobain yang namanya USM susah nya minta ampun!!!!!
    dan banyak yang ngundurin diri gara2 nggak kuat?
    *menurut lo?
    usm itu gampang?
    yang TOLOL siapa?
    apa lo di blacl-list sama ITb?
    jadinya sensi…
    wkwkwkwkwk

  66. budd XXIX Says:

    dan gw pernah nyobain yang namanya USM susah nya minta ampun!!!!!
    dan banyak yang ngundurin diri gara2 nggak kuat?
    *menurut lo?
    usm itu gampang?
    yang TOLOL siapa?
    apa lo di black-list sama ITb?
    jadinya sensi…
    wkwkwkwkwk

  67. Nugraha Says:

    hi cewek!

  68. AgungWah FULL Says:

    wah,,,smoga mbak bisa segera mem post tulisan baru yang berjudul “SAYA MINTA MAAF” yang berisi ralat anda terhadap tulisan ini. Dan kalo itu juga sudah terlambat,,,(karena sudah terlalu banyak orang buka blog ini, dan ada tampang anda GEDEEEEE banget yg bisa dliat orang2),, dan sebelum benar2 ada tuntutan hukum,,ya berdoalah, dan segera berbuat sesuatu yg kiranya bermanfaat daripada sekedar menantang orang.

    ps: Kow bisa si adjie jd cowok lu?? gw respect banget ama adjie,,tp sorry non,,ngga buat elu

    ck,,ck,,ck,,tobaat noon,,tobaatt

  69. Fityan Says:

    Saya yakin kamu lagi mabok karena kebanyakan minum minuman beralkohol, atau kamu lagi stress karena ditinggal pacar atau apa saja jadi gak bisa mengontrol omongan, so kamu jadi kelihatan TOLOL, sayang sekali

  70. Fityan Says:

    Eh kamu teh waras gak ya? Jangan-jangan pernah dirawat di RSJ, ha.ha.ha.

  71. Paloh Says:

    Ada yg pernah dengar Meterologi 2006 hanya Satu ORANG! Iya betul hanya satu orang? Kalian yg membela meterologi tahu itu tidak? Pembubaran Prodi Meterologi semakin dekat!

  72. Paloh Says:

    Di bagian komentar blog ini banyak yg tersinggung berarti banyak juga yg hasil dari USM!Bocah2 manja yg pakai duit ortu bayar 45 juta rupiah! Ternyata mereka2 ini langsung panas ketika dikomentari! Tidak heran, berterima kasihlah kepada Nita yg telah membuat mereka keluar dari sarangnya!

  73. Paloh Says:

    Andik, jadi kamu suka sama neng-geulis kenalan dulu donq sama doi, belum ada di Friendlist loe kan

  74. Paloh Says:

    Buat Kadarsah:
    2.Metro TV tidak sembarang mewawancarai orang, dia akan melihat latar belakang, keilmuan , pendidikan dlln
    =====================
    Apakah ini berlaku untuk KMRT Roy Suryo.
    =====================
    Untuk kadarsah ketahui saja banyak media di Indonesia yg membutuhkan nara sumber, dan mereka berada dibawah tekanan deadline sehingga untuk mendapatkan nara sumber yg “layak” mereka tidak punya waktu banyak. Walhasil kadang2 (seringkali) mereka langsung “comot” sedapatnya. Itu tidak sering dimana orang2 mempertanyakan kualitas nara sumber! Jadi kita tidak perlu anggap MetroTV dengan NaraSumbernya sebagai informasi yg reliable 100%!

  75. Paloh Says:

    Sebenarnya saya ingin bertanya ttg Bpk Dr Armi Susandi MT. Beliau itu sebenarnya cukup confident dengan bidang ilmunya tidak? Mengapa dia harus mengangkat Astronomi?Apakah sebenarnya dia ingin jadi Astronom/Astrolog sekalian,ketika prediksi yg diberikan Meterolog tidak bisa memberikan hasil yg akurat? Sementara di Indonesia ketidakakuratan disebabkan oleh banyak hal misal:
    1.Tidak punya superkomputer.
    2.Belum terkomputerisasi, kalian pernah lihat tidak karyawan GM yg melakukan pemangatan dengan pencatatan, oh please jaman hare gene masih pakai manual! Akhirnya ada yg konvert lagi ke kolom data buat file excel.

  76. Paloh Says:

    Buat Iscab:
    Saya jurusan sastra listrik, tapi tertarik dengan prediksi cuaca. Meteorolog itu paling ahli persamaan diferensial parsial yang kaga linear bila dibandingkan mahasiswa sastra listrik seperti saya ini.
    =========================
    Iya betul “seharusnya” meterolog seperti itu karena saya pernah bertemu dengan “meteorolog” yg jago. Namun kenyataannya ternyata mhs jurusan meterologi tidak sedikit yg mengambil lebih dari sekali pelajaran yg disediakan oleh Dept Fisika/Matematika. Jadi memang secara keilmuan memang butuh yg individu sophisticated, namun apakah Meteorologi apalagi di Indonesia bisa memberikan jaminan masa depan yg cerah sehingga mampu menarik Individu-Individu yg benar2 unggul?

  77. Paloh Says:

    Buat Aditiya:
    “..Yg saya baca ITB itu tonggak teknologi indonesia dan SR itu hanya pelengkap saja..”
    ================================
    SR tidak bisa dibilang sekedar sebagai pelengkap. Kalau kamu lihat2 dunia sekarang, dari Ipod, Mobil, Design dari Website. Meskipun memiliki feature2 yg dibutuhkan apabila mengabaikan aspek estetika maka akan diabaikan oleh potential customer. Jadi teknologi dan seni itu sudah menjadi satu keterpaduan untuk saat ini.

  78. Paloh Says:

    Ada yg bisa memberikan komentar ttg Bpk Dr Armi Susandi MT?

  79. Paloh Says:

    Buat budd XXIX:
    “NGGAK SEMUA ORANG YANG LULUS USM ATAU SMUP ITU CUMA NGANDELIN UANG ORANG TUA AJA!!!TEMEN GW AJA YANG PERAIH PERAK OLIMPIADE MATEMATIKA NASIONAL MASUK ITB NYA LEWAT USM!!
    ===============================
    Masalahnya yg lewat jalur SPMB semuanya dianggap sama, sama rasa sama rata. Sementara orang yg USM itu termasuk juga orang yg ikut Olimpiade. Bisa dilihat di:
    http://www.itb.ac.id/usm2007/USM%20Pusat/Gel2-3b.htm
    Kalau bicara fakta berapa orang yg pernah berpartisipasi di olimpiade ikutan di USM, hanya sebagian kecil saja bukan.

  80. Paloh Says:

    Buat Ponti:
    lu masih 2 taun lg mo uji coba ke itb,dh brani ngomong gt
    mending lu coba pikir dl bs lulus ga dr skolah lu
    ==============================
    Kita bisa ngomong kapan dan di mana kita ingin! Kamu masih berorientasi orde baru?

  81. Ponti Says:

    buat Paloh:
    kamu tdk berorientasi sama skali?

  82. Paloh Says:

    Buat Ponti:
    Iya saya berorientasi, tapi bukan OrdeBaru. Jadi kamu orientasinya Orde Baru?

  83. Ponti Says:

    ga,saya ga berorientasi pd orba
    saya pikir kamu yg berorientasi pada orba
    sisi lain kamu mengomentari komentar2 disini
    sisi lainnya lagi bilang bebas ngomong kapan & dmn aj
    klo gt ga perlu ngomentarin komentar
    hak kebebasan berbicara saudari nita tanpa dasar2 yg kuat (walao dia bilang ada tapi ga d munculin dsini) jelas adalah suatu kesalahan
    & anda tetap tdk mengakuinya

  84. also known as Says:

    hahahahaha
    buat aditya dan nita:
    kita jgn ngejudge sebuah ilmu sebelum kita mempelajarinya, apalagi buat aditya yang masih smu, jalan masih jauh
    buat nita:
    gini ya mbak, jgnlah berlagak seperti itu, gw tau lo anak sr, tp gw jg tau kalo lo g pernah ada d sr, g pernah ada d kegiatan d sr, jd hargailah org lain kalo lo pengen dihargain, lo ngajakin debat soal meteorologi, padahal lo menuntut ilmu d sr, apa lo yakin ilmu yg lo dapet d sr ud cukup? kalo iya, gw tantangin lo debat, kalo perlu gw undang juga semua dosen sr termasuk program studi tepat lo belajar, gimana? kalo lo nggak jawab, gw forward alamat blog ini k milis senirupa

  85. Andina Says:

    ah sang paloh ini
    tiada kiranya tanggapan yang berkenan dari pembelaan kami semuanya, alhasil…kembali sudah komentar balik terhadap semuanya
    mulai dari administrasi dept gm, masa depan meteorologi, pembubarannya, terus nyambung ke seni dan teknologi….
    ditambah lagi dengan meragukan kemampuan pak army yg diwawancara metro tv karena adanya kasus baru dari roy suryo.
    anda terlihat juga sedikit mirip dengan mbak nita dari sudut pandang seperti itu.
    penyebaran fakta beraroma isu seputar anak2 meteorologi yg banyak mengulang kuliah di fisika/matematika menjelaskan bahwa anda sesunguhnya tidak jauh berbeda dengan mereka, karena anda begitu kenal sekali tradisi tersebut.
    kalo anda mau debat lanjut, silahkan hubungi saya, caranya..? cari tau sendiri, tinggal klik

  86. Awal Says:

    tuk: semua

    mahasiswa meteorologi 2006 memang 1 orang. tapi bukan karena jelek apalagi TOLOL.

    itu karena mahasiswa 2006 masuk itb dengan memilih FAKULTAS sedangkan meteorologi berada di bawah FAKULTAS ILMU KEBUMIAN DAN TEKNOLOGI MINERAL(FIKTM).

    apakah hubungan yang orang awam lihat terutama ketika akan memilih FAKULTAS di ITB?

    METEOROLOGI & FIKTM -> apa hubungan nya?

    fyi, dari satu kelas FIKTM kira kira sekitar 90% ingin masuk TEKNIK PERMINYAKAN(gw tanya sendiri bukan asal bunyi). bagaimana dengan geologi, pertambangan, geofisika dan oseanografi? apakah TOLOL? tentu tidak… semua itu hanya karena akibat dari sebuah sistem yang menjadikan situasi mereka “terjepit”

    @ all, buat anak itb jurusan apapun dan yang bukan itb

    JANGAN PERNAH BILANG KALAU GARAM ITU ASIN JIKA BELUM PERNAH MAKAN GARAM

    n.b. bukan mau nge-flame… cuma meluruskan/memberikan fakta yang ada.

  87. dhz Says:

    paloh=nita

    hahaha..

  88. Paloh Says:

    buat dhz
    paloh =/= Nita

  89. Paryono Says:

    Ass. Wr. Wb.
    Setelah melihat (sedikiiit) foto Dik Nita, juga setelah membaca data-data Dik Nita, juga setelah menyimak tulisan-tulisan Dik Nita, maka tidak salah lagi Dik Nitalah orang yang selama ini saya cari-cari.

    Dik Nita adalah seorang wanita yang cantik, hebat, cerdas dan juga idealis. Saya percaya tulisan kamu itu hanyalah sebuah trik supaya blogmu ini jadi rame dikunjungi makhluq dan tidak ada niat buruk yang lebih dari itu.

    Atas segala pertimbangan tadi maka Dik Nitalah orang yang pas dan akan sangat cocok sekali untuk menjadi istri saya yng kedua, istri pertama saya sudah setuju Dik, jadi gak masalah.

    Lupakan semua tentang Army, biarlah beliau tetap berkarya sesuai kapasitas dan kemampuannya, jangan diganggu, akan jauh lebih baik kalo kita banyak melihat kelemahan-kelemahan kita sendiri, no body’s perfect, seorang ahli biologi yang ingin tahu tentang bakteri saja, mereka buat mikroskop dengan pembesaran ribuan kali karena ingin melihat secara detail dan tidak ingin salah persepsi.

    Lupakan tentang USM di ITB, lebih baik fikirkan kalo seandainya besok pagi kita harus masuk liang kubur, sudah cukupkah bekal kita. Jangan-jangan keadaan kita saat ini lebih buruk dari cacing-cacing yang ada di lapangan aula timur itu, ketika mereka mati selesai masalah, akan tetapi ketika kita mati awal dari masalah yang sangat-sangat besar. Kesengsaraan dunia dibandingkan kesengsaraan akherat ibarat setetes air dibanding samudra, demikian juga kebahagiaan dunia dibandingkan kebahagiaan akherat ibarat setetes air dibandingkan samudera.

    Lupakan semua tentang Adji, dia telah terbukti gagal untuk mendidik kamu supaya menjadi wanita yang mulia di hadapan Allah dan Rosul-Nya juga makhluq-makhluq-Nya yang lain, terbukti banyak yang menghujat kamu akibat tulisan itu. Saya akan mendidikmu dengan cara yang lebih memuliakanmu di hadapan Allah dan Rosul-Nya juga makhluq-makhluq-Nya yang lain.

    Ini kesempatan besar Dik, yang tidak saya berikan ke sembarang wanita, jangan sampai keduluan wanita lain!

    Gimana? kamu mau datang sendiri? atau mau saya datangkan dengan cara saya? sebagaimana dulu Nabi Sulaiman mendatangkan Ratu Balqis ke istananya.

    Buat temen-temen yang lain, tolong bantu do’a ya??? supaya Dik Nita mau jadi istri saya yang kedua??? Nanti semua diundang pada saat walimahan.

    Segitu dulu ya…….
    Wassalam

    denpary@yahoo.com

  90. Paloh Says:

    buat Ponti:
    hak kebebasan berbicara saudari nita tanpa dasar2 yg kuat (walao dia bilang ada tapi ga d munculin dsini) jelas adalah suatu kesalahan
    & anda tetap tdk mengakuinya
    ============================
    Nita pernah ngomong:
    Hello? This is my place.
    Orang bebas ngomong apapun di tempatnya dia bukan begitu?
    ============================
    Kalau dia teriak2 misal di forum Seminar Meteorologi yg misal diselenggarakan oleh ITB di Aula Barat (atau forum meterologi lainnya itu baru bermasalah) nah itu baru bermasalah, kan sebenarnya kita, saya, Ponti, dan yg lainnya sebenarnya sekedar tamu di Blog milik Nita.

  91. Paloh Says:

    buat Awal:
    mahasiswa meteorologi 2006 memang 1 orang. tapi bukan karena jelek apalagi TOLOL.

    itu karena mahasiswa 2006 masuk itb dengan memilih FAKULTAS sedangkan meteorologi berada di bawah FAKULTAS ILMU KEBUMIAN DAN TEKNOLOGI MINERAL(FIKTM).
    =============================
    Paloh:
    Ini menunjukan kalau orang bisa memilih antara perminyakan, geofisika, oseanografi atau meteorologi. Apa yg bakal mereka pilih? Ternyata fakta membuktikan hanya satu dari sekian banyak yg akhirnya memilih masuk Meterologi bukan begitu :) Itu baru bisa terbukti tahun 2007 dan berlaku efektif bagi angkatan 2006 karena sistem masuk jurusan sekarang memungkinkan hal tersebut. Apa yg terjadi kalau dari dulu sistem tersebut berlaku apa yg bakal terjadi thd Prodi Meterologi? Bisa anda bayangkan sendiri bukan.

    Sementara sudah banyak orang yg lulus, atau harus lulus dari Meterologi apa boleh buat satu2nya yg mereka harus lakukan adalah meneruskan hidup mereka dengan status yg mereka miliki sebagai mhs/alumnus meterologi. Karena itu pula mengapa blog ini banyak yg memberi komentar.

    Awal:
    JANGAN PERNAH BILANG KALAU GARAM ITU ASIN JIKA BELUM PERNAH MAKAN GARAM

    Paloh:
    Tidak perlu memegang api untuk tahu bahwa api itu panas bukan

  92. Paloh Says:

    Membaca komentar-komentar:
    ===============================
    kalo iya, gw tantangin lo debat, kalo perlu gw undang juga semua dosen sr termasuk program studi tepat lo belajar, gimana? kalo lo nggak jawab, gw forward alamat blog ini k milis senirupa
    ===============================
    (e) Jika Pak Armi tahu hal ini dan melaporkan ke dekan seni rupa apa yang akan anda lakukan?
    ===============================
    Paloh:
    Wah sudah mulai banyak yg pakai ancaman sekarang, ada yg mengancam memforward alamat blog ini ke milis senirupa. Sampai ada yg mengancam memberi tahu Pa Armi agar beliau meneruskan ke Dekan Seni Rupa. Tidak bisa menggencet/mengintimidasi secara fisik, ancaman pun akhirnya dilontarkan.

  93. Paloh Says:

    Buat Andina:
    anak2 meteorologi yg banyak mengulang kuliah di fisika/matematika menjelaskan bahwa anda sesunguhnya tidak jauh berbeda dengan mereka,

    Paloh:
    Saya tidak perlu mengulang kuliah untuk tahu banyak dari golongan mereka2 ini yg mengulang kuliah. Cukup lihat dari daftar hadir yg biasa disebarkan setiap kuliah, dari di situ bisa terlihat NIM. Dari NIM anda bisa mengetahui sedikit mengetahui latar belakang mahasiswa dari jurusannya hingga angkatannya. Kejanggalan muncul ketika kuliah-kuliah yg seharusnya diambil oleh angkatan yg berasal dari tingkat II/III namun diambil oleh tingkat IV atau tingkat “V”. Dari situ terlihat juga dari jurusan mana tingkat IV dan tingkat V berasal.

  94. Paryono Says:

    Sudahlah naaak…, itu perkara yang tidak akan ditanyakan di alam kubur. Untuk perkara yang akan ditanyakan di alam kubur sudah kalian buat belum???

    Yang penting sekarang, sama-sama kita berdo’a supaya Dik Nita jadi istri saya yang kedua, nanti saat walimahan, semuuuuua diundang makan-makan sambil bermaaf-maafan, indah sekali bukan???

    Hidup sekali aja kok dibikin susah???

    Kalaupun ada yang diberikan kelebihan kecerdasan, ketampanan, kekayaan dll, itu semua semata-mata pemberian Allah. Begitupun mereka yang kurang cerdas, hidungnya pesek, matanya buta, kakinya pincang, tangannya cacat, jadi anak tukang becak, itupun juga semata-mata pemberian Allah, bukan dapet pesen, bukan dapet ngantri, apalagi maling punya orang. Maka Allah SWT tidak pandang manusia dari jasadnya, karena jasad hasil karya Allah, belum tentu sama walaupun dari kantung sperma yang sama dan diberikan nutrisi yang sama.

    Sudah sudah sudah….
    Semua berdo’a……

  95. DHANISANCOK Says:

    Assalamualaikum mbak Nita yang terhormat…semoga kesehatan serta Rahmat dan Hidayah-Nya selalu tertuju pada mbak Nita…

    saya hanya menyarankan pada alumni-alumni dan yang pernah posting disini untuk menyisihkan sumbangan (patunganlah) buat mbak Nita untuk diikutkan training ESQ, sebenernya sebagai usaha aja agar beliau ini dapat memahami…bahwa :

    IQ itu cman dipake sekian persen, sisanya EQ bahkan porsinya gak banyak…yang penting tuh SQ!!!

    percuma sok pintar tapi ocehannya semua nothing dan bikin kita capek2 mengomentari postingannya…tapi gpp kita ikhlas mengingatkan adik kita ini…
    semoga bermanfaat…

    oh iya salam buat Dona…hehhe kangen ma doi, kangen ma pijitannya…
    _________________________
    DhaniSancok
    Alumni FSRD Seni Lukis 01
    Anggota Abadi Ludruk ITB

  96. Awal Says:

    wah… baru tahu saya kalau pengalaman di ibaratkan sebagai api… yang sering saya dengar “banyak makan asam garam”…

    hmmm… apa kurang gaul yah saya ini?

    [OOT mode:on]
    hwa ha ha… berarti kuliah & praktikum cukup dilihat saja yah.. ga perlu dilakukan yah…

    pengamat sepak bola pasti jago banget maen bola karena sering mengamati permaenan ronaldinho, kaka, sampe bekham…:D
    [OOT mode:off]

    lagipula saya yakin kalau orang orang di sini tahu bagaimana panasnya api karena pernah merasakan juga :) bukan karena melihat atau dikasih tahu… :))

  97. Paloh Says:

    Buat Hayyu:
    Jangan sirik atuh sama yg USM.. ujian mereka lebih ribet loh!
    nggak usah munafik, toh duit mereka juga yg kita nikmati.. emang cukup 2 juta u/praktikum 5×15 kali per-semester? kalo gada mereka, gak bisa praktikum deh kita. pas kerja bengong ajah liat alat2 canggih…
    ============================
    Justru yg USM bersyukur karena ITB mendapatkan kesulitan finansial sehingga bisa “melonggarkan” persyaratan masuk ITB.

    Memang USM ada seleksinya tapi mereka tidak secara frontal dengan peserta SPMB, karena para peserta USM mendapatkan jatah tersendiri. Memang ada kursi khusus yg disediakan bagi orang yg ikut USM sehingga mereka tidak perlu khawatir dengan saingan mereka yg dari SPMB. Mereka hanya perlu khawatir dengan saingan mereka saja, orang yg sesama ikut USM.

    Sementara yg dari SPMB jatah bangku yg diperebutkan menjadi berkurang meskipun rektorat berargumen hanya sekian persen dari total bangku yg ada. Namun pengurangan untuk SPMB tetap ada sehingga menjadi SPMB semakin kompetitif dibandingkan masa sebelum ada USM.

  98. Paloh Says:

    Buat DhaniSancok:
    oh iya salam buat Dona…hehhe kangen ma doi, kangen ma pijitannya…
    ===============================
    Tampaknya kamu rindu dipijat ala Ma ‘Erot sama Dona. Bagaimana setelah tidak dipijat lagi, masih berfungsi seperti sediakala?

  99. Paloh Says:

    Buat Akang:
    gimana kalo di itb diadain tes EQ&ESQ sebelum&sesudah lulus
    =============================
    Buat DhaniSancok:
    (patunganlah) buat mbak Nita untuk diikutkan training ESQ.
    =============================
    Kalian sudah jadi marketer ESQ yg harganya mahal itu? Berapa % dapat komisi untuk setiap penjualan untuk setiap kepala yg kalian berhasil bujuk untuk ikut training ESQ?

  100. Paloh Says:

    Buat Awal:
    wah… baru tahu saya kalau pengalaman di ibaratkan sebagai api… yang sering saya dengar “banyak makan asam garam”…
    =============================
    Kalau begitu prinsip yg ditanamkan di lingkungan prodi meteorologi tidak heran kalau banyak yg mengambil mata kuliah yg sama berulang2. Karena ada prinsip “banyak makan asam garam” maka semakin banyak pula waktu yg harus dihabiskan untuk mengambil mata kuliah yg sama agar semakin banyak “asam garam” yg dirasakan.

    Padahal cukup mengetahui agar tidak perlu mengulang kuliah itu perlu kerja keras (cukup mengetahui bahwa api itu panas tanpa perlu menyentuhnya), tidak perlu sampai mengulang2 beberapa kali hingga akhirnya sadar perlu kerja keras agar bisa lulus kuliah.

    Pengalaman itu memang penting, tapi yg lebih penting lagi apakah kita bisa belajar dari pengalaman?

  101. Paryono Says:

    Saya tidak termasuk lhooo…
    Dik Nita gak perlu diikutkan training, dia sudah bagus, hanya perlu sedikit dipoles biar lebih mantap. Biar saya yang melakukannya. Sekarang tugas Paloh hanya membantu do’a saja, nanti termasuk yang diundang walimahan, nanti kamu saya kasih kehormatan buat ngelapin kringet saya, maklum pengantin, suasananya pasti agak hot. Nanti pernikahannya dipisah, tidak disandingkan. Tamu wanita dengan pengantin wanita, tamu laki-laki dengan pengantin laki-kali, nah… kamu nanti mendampingi saya menerima ucapan selamat dari para tamu.
    Pasti kamu sangat setuju kan…???

  102. Paloh Says:

    buat: a c h i e
    pernah bayangin apa yg terjadi kalo Tuhan ambil semua ilmu ngeramal cuaca lo?
    pernah bayangin Tuhan ambil semua yg lo punya? that’s hurt.
    ==============================
    Tuhan berhak mengambil apapun yg Dia miliki. Karena itu kalau ada yg meninggal di Indonesia bakal berkata: “…Inna lillahi wa inna ilahi raji’un…” yg artinya semua milik tuhan dan kepada tuhan kita kembali, maknanya luas dipakai bukan sekedar untuk orang meninggal saja.

  103. Paloh Says:

    Buat Ilma Aulia:
    “..Anak 2003??!! kok gak pernah liat yah.. tampak kurang eksis, padahal gw yang ospek angkatan lo..”
    ===========================
    Jadi sekarang jadi perang ke populeran/perang ke-eksis-an. Wah kalau ada nama yg tidak muncul dalam benak Ilma bisa dianggap tidak Eksis. Ilma sekarang mengganggap dirinya STANDARD ke-Eksis-an. Sdr Nita ini sebenarnya bisa dikenal kalau mba suka bercengkerama dengan penghuni alam-maya ITB. Namun sayangnya justru Ilma tidak eksis di alam-maya ITB.

  104. Paloh Says:

    buat Lutfi:
    “..tapi harap temen2 jangan ditiru dah.
    biarin, ini satu2nya blog yg kehabisan akal cari sensasi..”
    ================================
    Blog ini tidak melakukan spam di mana2, tidak mengadakan konferensi Pers sampai mengundang wartawan infotainment. Juga tidak ada banner yg dipasang oleh pemilik account, sehingga tidak ada keuntungan finansial yg bisa didapat dari pengunjung blog.

    Sejauh ini sang pemilik account hanya menumpahkan apa yg dipikirkan dan dirasakan dalam blog ini, karena beliau menggagap ini memang tempatnya dia. Mungkin apabila blog ini dilihat oleh individu yg memiliki latar latar belakang haus akan sensasi, maka ybs akan menganggap pemilik blog ini dianggap orang yg dianggap mencari sensasi.

  105. Andina Says:

    Sudahlah naaak…, itu perkara yang tidak akan ditanyakan di alam kubur. Untuk perkara yang akan ditanyakan di alam kubur sudah kalian buat belum???

    Yang penting sekarang, sama-sama kita berdo’a supaya Dik Nita jadi istri saya yang kedua, nanti saat walimahan, semuuuuua diundang makan-makan sambil bermaaf-maafan, indah sekali bukan???

    Hidup sekali aja kok dibikin susah???

    hahahaha….saya doa kan semoga mbak nita jadi istri kedua mas paryo degh…biar adem gitu….
    memang semua perkara ini bermula harus pula bermuara

    andina
    join us ==> http://www.tribalwars.net

  106. Paryono Says:

    Waaaaaah.. hebat Paloh, sekarang sudah mulai pinter. Tapi ngomong-ngomong Dik Nitanya kemana??? kok malah seolah-olah tuan rumahnya Paloh??? Atau memang sedang bekerja pada Dik Nita sebagai receptionist??? gak papa itu juga baguuuus…, yang penting bukan hamba sahayanya saja, tapi kalopun ini juga benar, nanti setelah Dik Nita jadi istri saya, kamu akan saya merdekakan. Amin.

  107. Awal Says:

    @:paloh

    yaah…. pengalaman itu memang penting om…

    tapi apa kita bisa dapat pengalaman dari apa yang belum kita alami? :D kalo cuma pengalaman orang sih ga akan membekas…

    jois un==>www.tribalwars.net

  108. Paloh Says:

    Awal:
    kalo cuma pengalaman orang sih ga akan membekas…
    ============================
    Semakin mempertegas mengapa ada kecenderungan untuk mengulang mata kuliah berulang2 di Prodi anda, kalau perlu sampai D.O. agar bisa membekas. Jadi kalau begini tujuan masuk prodi tersebut apa sebenarnya, sekedar menghabiskan subsidi yg diberikan Negara thd prodi tersebut?

  109. Paloh Says:

    Awal:
    kalo cuma pengalaman orang sih ga akan membekas…
    ============================
    Semakin mempertegas mengapa ada kecenderungan untuk mengulang mata kuliah berulang2 di Prodi anda, kalau perlu sampai D.O. agar bisa membekas. Jadi kalau begini tujuan masuk prodi tersebut apa sebenarnya, sekedar menghabiskan subsidi yg diberikan Negara thd prodi tersebut?

  110. Paloh Says:

    Buat:Natanael
    “..1) Tesnya bisa dibilang sama susahnya dengan SPMB ato mungkin lebih..”
    ==============================
    Tingkat kesulitan test USM mungkin sama sulit, tapi siapa yg bilang mereka mampu mengerjakannya setara dengan yg ikut SPMB. Yg dibutuhkan cukup mampu menjawab soal agar memenuhi passing-grade minimum USM, yg tentu saja tidak terlalu sulit karena peserta tidak sebanyak SPMB, sehingga passing-grade USM tidak mungkin setinggi SPMB. Jelas saja karena tidak banyak orang tua yg memiliki uang setara dengan jumlah yg diwajibkan oleh USM.

  111. Paloh Says:

    Buat Kenna:
    trus yg namanya ilmu itu pasti ada gunanya aplg dunia mengakuinya. jakarta berantakan mkn krn jaman dulu planologi blm diapresiasi oleh khalayak umum. ===============================
    Memang saat ini planologi sudah diapresiasi? Lihat saja Pemkot Bandung dengan Kota Bandung apakah mereka mengapresiasi Plano? Logika ketika mengambil keputusan tidak sesulit itu. Dalam hal ini cukup uang yg berbicara, cukup mudah bukan!

  112. sapta Says:

    well, i believe that virtual world fit nita most, rather than physical world.

    as if the minority report and or matrix appear as 2nd world layer, she must worth-living there. because there’s not enough room fer her ego nowadays… damn, maybe paloh would asked as company by her.

    that also she must be happy with those shout-counters by paloh. paloh, hope that ur datum would be valid input for either itb student or others. don’t shout us with bull, pls. ur on the major spot recently.

    so nita, please stay at yer place, don’t ever coming out. yet hiding in your much of a big-writings is the best attitude you can do.

    ps: paloh, shall we know yer own blog?? just in case we need a new entertainment. LoL.

  113. Paloh Says:

    Buat -mama:
    mulutmu harimaumu…so, kl blm paham bener ttg sesuatu, ya ga usah ngomong macem2 dulu…cari tau dulu infonya sebanyak2nya…
    =============================
    Mulut siapa yg berbicara Nita hanya mengetik di blog ini, untuk mengetik lebih mudah menggunakan tangan dibanding mulut bukan. Jadi untuk apa menyebut “mulutmu harimaumu” karena mulut sama sekali tidak dilibatkan di sini.

  114. Awal Says:

    weleh weleh… om paloh ini kok ga nangkep pesan awa yah?

    contoh ril gini nih:

    alkisah suatu hari dilahirkan seorang anak bernama holaP (bukan nama sebenarnya). setiap hari ibunda holaP mengajarkan untuk berbicara kata pertamanya… karna ibunda ingin mendengar sang anak memanggil ibunya maka sang bunda sering berkata “holaP, ayo panggil MAMA”… hal itu dilakukan setiap hari sampai akhirnya holaP mengucapkan kata pertamanya “MAMA”

    holaP pun tumbuh besar… ia mulai belajar berjalan. ia mulai menjejakkan langkah-langkah pertamanya dan akhirnya iapun bisa berjalan, karena proses belajarnya bukan karena hanya melihat mamanya berjalan.

    holaP sering terjatuh ketika sedang belajar berjalan. dari pengalaman jatuh tersebut, holaP tahu bagaimana rasanya jatuh sehingga berusaha untuk tidak jatuh… bukan karena melihat orang lain jatuh sehingga ia tidk mau jatuh…

    holaP pun tumbuh menjadi balita sehat… tangannya sudah bisa menggengam benda… suatu ketika ketika ia berulang tahun ibunda menyalakan lilin diatas kue ulangtahunnya… ia penasaran melihat api di atas lilin bergoyang menari-nari…. holaP kecil penasaran dan berusaha memegang api tersebut…. namun apa dikata panasnya api tersebut membuatnya kesakitan dan menangis….. dari kejadian ini holaP kecil kembali mendapat pelajaran dan pengalaman berharga… bahwa API itu PANAS…..

    ========================
    masa ABG nya di skip aja yah… kepanjangan…
    ========================

    akhirnya holaP beranjak dewasa… karena tuntutan pekerjaan, iapun diharuskan belajar mengenal internet untuk membuat account email… setelah sekian lama menggunakan internet, akhirnya holaP besar jadi mahir menggunakan internet…

    the end.

    note:segala kesamaan nama dan tempat bukan sebenarnya dan hanya kebetulan belaka

    =============================

    gimana? udah nangkep pesannya?

    jois un==>www.tribalwars.net

  115. Paloh Says:

    Buat Rahmat:
    yg ga logis adalah …
    “Padahal gw tahu saat itu ada orang kurang kerjaan yang lagi nurunin hujan dengan sengaja karena pengen ngetes efeknya.” –hahaha…apa ini kerjaan komat-kamit mbah dukun…haree geene !
    ===============================
    Meski dianggap gak logis tapi masih dicari orang, dibayar mahal lagi tanya kenapa.

    Justru yg gak logis itu apabila Prodi sudah nyaris tidak ada peminat namun masih dibuka, ditambah lagi dosennya sendiri tidak mengakui bidang ilmunya sendiri, lebih menganjurkan menggunakan astronomi/astrologi untuk melakukan prediksi. Dosennya saja sudah tidak confident dengan bidangnya, sementara mhs/alumninya mau tidak mau harus membela mati2an bisa dimaklumi memang karena mereka2 ini sudah memiliki afiliasi dengan meteorologi dan status afiliasi dengan prodi meteorologi ini berlaku seumur hidup.

  116. Paloh Says:

    buat awal:
    setelah sekian lama menggunakan internet, akhirnya holaP besar jadi mahir menggunakan internet…
    ==============================
    Masalahnya kadang2 kita tidak punya waktu selama itu, setelah sekian lama di kampus dan mengulang kuliah akhir yg didapat D.O. Memang sambil makan asam garam terlebih dulu. Jadi jangan lupa belajar dari pengalaman, tidak perlu pengalaman sendiri, bisa juga pengalaman orang.

  117. Paloh Says:

    Awal:
    jangan lupa juga kalau akifer (tau ga ini apa?) dicari oleh banyak orang GM?
    =======================
    Akifer? Aquifer kali, itu sebenarnya formasi lapisan batuan yg ada di bawah permukaan bumi, kalau bisa dapat itu bisa dapat juga sumber pasokan air untuk sumur atau mata air. Ini kan bukan kajian meterolog buat apa dibawa2 ke blog ini?

  118. Paloh Says:

    Buat tukang spammers:
    jois un==>www.tribalwars.net
    ============================
    Sepertinya sudah ada yg mulai memanfaatkan kesempatan untuk menaikan popularitas website tertentu via komen yg di Blog ini.

  119. Wawan Says:

    Wah ada orang lebih hebat lagi nih muncul. Mr Paloh…

    Alhamdulillah ternyata orang2 Indonesia itu pintar2… Oh ini kah salah satu hikmah dari release nya Ms Nita, mengundang orang2 hebat untuk berkomentar.

    Semoga semua ini bisa bermanfaat buat kita semua. membuat penyadaran dan introspeksi diri serta memacu diri untuk selalu memberi yg terbaik buat kita semua, bangsa dan negara. Amin

    yang pasti Ilmu Allah itu unlimited…

    Salam

    Away, GM 97

  120. Paloh Says:

    Buat Dali:
    Coba lihat kesini semuanya tentang meteorologi http://www.bom.gov.au
    ========================================================
    Kalau ingin menunjukan meterologi ke orang awam seharusnya anda menunjukan
    http://en.wikipedia.org/wiki/Meteorology
    buat orang2 yg menganggap dirinya “meteorolog” dari pada sekedar memberikan komentar yg disebabkan posting yg ada di blog ini mengapa tidak melengkapi entry yg ada di http://id.wikipedia.org/wiki/Meteorologi
    agar lebih bermanfaat bagi masyarakat luas yg mencari informasi ttg meteorologi khususnya bagi anak SMA yg potensial dan memiliki interest untuk masuk prodi meteorologi di masa mendatang. Sehingga kasus hanya satu orang yg masuk prodi tidak terulang lagi.

  121. Awal Says:

    yaa.. untuk beberapa hal MUNGKIN bisa… tapi….

    misal ada sebuah rumah kecurian. tetangga sebelahnya langsung membeli TIGA gembok untuk mengamankan rumahnya…

    tetapi sang pemilik rumah malah membeli TIGA ekor anjing penjaga…ia berpikir lebih baik membeli anjing. kenapa? karena sang maling berhasil menjebol pintu yang sudah digembok sebanyak LIMA buah… ia tahu kalau gembok kurang efektif menangkal maling. darimana ia tahu kalau gembok kurang efektif? ya dari pengalamannya sendiri…

    mungkin sebelumya ia berpikir bahwa LIMA buah gembok jauh lebih efektif daripada SATU buah gembok….

    mungkin setelah sang maling berhasil menaklukan anjing anjingnya ia akan memilih mempekerjakan SEPULUH orang satpam :D
    ===============================

    memang pengalaman sendiri adalah cambuk paling sakit… semakin sakit semakin kita belajar…
    ===============================
    ngomong ngomong tentang garam… sebenarnya pertamanya sih pengen ngomong kalo “jangan ngomong apa yang ga pernah dirasakan, dialamin, dilakukan oleh diri sendiri”

    cuma kok kayaknya ambigu gini :))

    [OOT mode:on]
    om Paloh ini lagi nyantai banget kayaknya yah…

    dari tadi posting melulu nih :D [OOT mode:off]

  122. Awal Says:

    @:Polah
    Sepertinya sudah ada yg mulai memanfaatkan kesempatan untuk menaikan popularitas website tertentu via komen yg di Blog ini.
    ====================================

    hanya ingin mengajak menghibur diri …. biar tidak pada stress orang orang di sini :D
    ===========================

  123. Awal Says:

    eh… sorry salah tulis…

    harusnya Paloh bukan Polah

    dengan demikian kesalahan saya koreksi. mohon dimaafkan
    ;)

  124. Paloh Says:

    Buat Andina (juga Dali):
    sebagai seorang yg lulus dari geofisika n meterologi, saya dari geofisika nya mbak nita.
    =============================
    Geofisika sendiri sudah dimerger dengan Teknik Geofisika , bukan sebaliknya.
    http://ia-itb.com/node/22
    Karena sempat disebut GM (Geofisika dan Meteorologi)maka apabila orang mengkritik Meteorologi saudara2 seperguruannya yg berasal dari huruf G dalam GM ikut kebakaran jenggot dan ikut serta turun gunung untuk menghadapi sang pengkritik. Seperti apa yg terjadi di blog ini.

  125. Paloh Says:

    Buat Awal:
    “jangan ngomong apa yang ga pernah dirasakan, dialamin, dilakukan oleh diri sendiri”
    ===============================
    Kalau begitu para pemuka agama entah Ustad, Pastor, Pendeta mereka dilarang bicara ttg Neraka dan Surga karena mereka tidak pernah merasakan kedua hal tersebut, setidaknya sampai mereka benar2 merasakan kedua hal tersebut.

  126. Awal Says:

    kebakaran jenggot? ga segitunya kalee… gatel doang dan berusaha ngegaruk doang :))

    lagian awa tak berjenggot kok…

  127. Andrie Says:

    Nita nita… menarik kesimpulan yang salah berdasarkan analisa yang salah. Kalau kamu jadi pegawai negeri, baru terasa negara ini kurang duit untuk beli peralatan2,termasuk peralatan geofisika & meteorologi mangkanya hasilnya belum seideal yg diharapkan. Mungkin kamu lagi “dapet” ya, jadi pikiran ngaco begini.

  128. Andina Says:

    betul…betul…
    awal salah tuh kalo ngomongin garam, harusnya ngomongin meteorologi.
    kan semua permasalahn disini selalu terjadi konklusi yg linier.
    ga boleh bilang garam asin kalo ga merasakannya, ga boleh bilang surga indah kalo belom masuk ke sana. nice idea.

  129. Awal Says:

    @:Paloh
    Kalau begitu para pemuka agama entah Ustad, Pastor, Pendeta mereka dilarang bicara ttg Neraka dan Surga karena mereka tidak pernah merasakan kedua hal tersebut, setidaknya sampai mereka benar2 merasakan kedua hal tersebut.
    ==================================

    eitsss… It’s a different thing, dude…

    itu mah masalah iman… perasaan lagi ngomongin masalah ilmu yang dianggap TOLOL deh…

    kok jadi ada neraka segala yah?

  130. Awal Says:

    eh… JAP ini ngomongin apa atau sapa yah?

    kalimat yang sangat singkat…

  131. Andina Says:

    saya ga kebakaran jenggot kok, hanya saja kurang berkenan jikalau ada salah satu staf dosen di ex dept saya di”goblog/tolol”kan serta penafsiran yang salah tentang ke”tolol/goblog”kan ilmu yang kemudian dikaitkan dengan bmg.
    jikalau memang tiada berguna hal diatas tadi, sudah saja cabut semua ilmu tersebut. ajukan saja ke depdiknas bahwasanya dept gm dan/atau bmg/sejenisnya dibubarkan, pastinya hal itu sangat bermanfaat daripada hanya saling berdebat dengan argumen masing2.
    terlalu real dan linier semua argumennya ( surga/neraka masuk imaginer ? )
    variabelnya terlalu banyak yang tidak disertakan nih

  132. Awal Says:

    om Paryono bisa adil ga kalo punya 2 istri?

    kalo bisa saya dukung deh…

  133. Paryono Says:

    Bisa!!!
    Tolong ya??? sampaikan sama Dik Nita.

  134. Awal Says:

    @nita
    Nggak capek ngabisin waktu disini?
    ==================================

    makanya ngomong dong mbak…. jangan diem aja….

    kita nungguin sudah sejak lama loh :)

  135. Awal Says:

    @Paryono

    mbak nita lagi online tuh…

    liat aja judul postingan nya dia ganti…

    go tiger… GO !!!

  136. Paryono Says:

    Supaya nyambung, silahkan dibaca dulu dari tulisan saya yang pertama, Sementara saya Shalat Ashar dulu ya?

  137. BeQie Says:

    udahlah… ga baik debat kusir begini….

    ga perlu ada yg minta maaf… gpp kok.. ikhlas kok diblg ilmu tolol…
    mungkin yg salah alumni2 meteorologinya.. krn notabene ga melanjutkan keilmuaannya ke jenjang lebih tinggi.. malah lari ke prusahaan minyak, IT, Bank, dll…

    makasi ya supportnya…

    tp.. alangkah baiknya kritiknya jgn hanya kritik… tolooong doong… bantu supaya meteorologi ga tolol lg….
    tolong beri solusi.. bukan hanya debat tanpa ujung….

  138. Awal Says:

    sekarang udah beda topik kok..

    sekarang lagi ngomongin kawin….

    ngomongin surga dan neraka serta persamaan linear segala…

  139. Zae oRen Says:

    disini Zae yang paling pinter -_-

  140. Andina Says:

    ikutan rame ah….

    pesan gw kepada Nita;

    watch out for your words, lady…
    you just humiliated yourself, your major, and your almamater….
    I know you might be stressful after the painful of TA (& sidang), but don’t put it out to others..okay, lady???

    Nita says: Iya deh, gw minta maaf… Khilaf banget kayaknya. Gw PMS dan kurang tidur karena TA gw baru selesai total semalam sebelum sidang. Kondisi nggak beres. I’m so young and unexperienced. Gw jadiin ini pelajaran buat gw dari sekarang dan seterusnya.

  141. Paryono Says:

    Dan jangan salah, kawin itu lebih penting dari debat. Kawin mah perkara yang diperintahkan oleh agama yakni Allah SWT dan dicontohkan oleh Rosul-Nya sedangkan debat justru perkara yang sangat dilarang ole agama.

    Hayo pilih mana sebagai insan yang beriman, pilih kawin apa pilih debat???

  142. 'ilma aulia Says:

    Owh.. perhatikan baik2.. selain judulnya, tampaknya doi sudah mengedit postingan ini sedemikian rupa sehingga terbaca “lebih sopan”..

    hmm.. nice try, but it would be nicer if you go think twice and harder– renungkan dan ambil hikmahnya.. mudah2an ini semua bisa jadi pembelajaran untuk pendewasaan diri..

    – I’ll do it.

  143. Awal Says:

    tentu pilih yang enak dan diridhoi Allah SWT lah…

    ngapain cape cape debat… bisa nambah beban pikiran pula

  144. Wisnu Says:

    wah-wah ada diskusi rame rupanya… maap telat :). tapi sayang, setelah baca sebagian besar postingan, gw ambil kesimpulan neng nita cukup… eh…, untuk ikut berdiskusi sampe harus paloh yang njawab. jadi sudahlah ngapain juga diterusin… tuh judulnya juga dah diganti. neng nita aja capek, padahal ga ikutan diskusi…

  145. BusHyet Deeh Says:

    Satu kacamata yg gue tangkap di polemik ‘Nita’s confessional’ ini adalah sebuah cerminan kehidupan sosial, birokrasi hingga politik Indonesia ya begini ini! hehe..
    Seru-seru! Seseru gw ribut ama sopir mikrolet ketika mobil gue ampir kesrempet sehingga gue teriakin ‘begok lo ya, di jalan pake otak dong!’, eh dibalas; ‘lho emang gue bego, kalo pinter gak bakal jadi sopir mikrolet’. Kl enggak bogem mentah sebagai penuntas, ato gue ngalah sebagai ‘pesakitan’ jalanan hehe..
    Satu pihak dikatain tolol jatuhnya marah, tp kenapa ketika dikatain pintar eh malah bangga ya? =P
    Semua Indonesian people emang pinter! Termasuk ITB..!
    Marilah jadi ‘Judgment Person’ biar Indonesia tetaaap kussuuuut!
    Daripada ribut di blog ’siapa juga’ ini (hehe), ikutan audisi Empat Mata aja hyu ato republik Mimpi.., jgn muluk jd host ato jokernya deh, jadi audience-nya aja dulu hehe
    *peace all dudes!”

  146. Awal Says:

    wah…. ngedit postingan nya tanggung amat…

    masih ada nyebut “merk”

  147. Paryono Says:

    Alhamdulillah…., baru ditawari jadi istri kedua saja sudah ada perubahan yang positif, apalagi kalo jadi beneran, waaaah pasti luar biasa perubahannya.

    Buat Adji :
    Tolong dididik secara baik, kalo gak bisa, kasihin saya aja.

    Jangan diajari peluk-pelukan di depan umum, kayak kambing aja kamu ini (kalo manusia terlalu kasar).

    Udah ya…, aku pulang dulu, tadi juga sambil kerja, gak melulu nongkrongin topik ini.

  148. Wisnu Says:

    loh-loh… kok tulisan gw di cut… mestinya : …, gw ambil kesimpulan neng nita cukup… g/o/b/l/o/k eh… t/o/l/o/l, untuk ikut berdiskusi…

    – Cape deh…

  149. Awal Says:

    OK.. kasus ditutup aja yah biar ga nambah panjang masalah…

    TS sudah mengakui kesalahan dan meminta maaf atas kesalahannya.

    mari kita jadikan ini sebagai pelajaran berharga bagi kita semua untuk menjaga lidah kita..

    amin…

  150. Andina Says:

    Cukup…cukup…
    Mbak Nita sudah meminta maaf
    mari kita menjalin silaturahmi yg merenggang selama debat ini berjalan.
    Mbak Nita, add saya jadi temennya dong, siapa tau bisa buka jalinan bisnis…he…he…he…ini serius loo…

  151. Ponti Says:

    terima kasih untuk saudari Nita yg sudah menyampaikan permohonan maafnya
    mudah2an tidak terulang lagi
    skadar mengingatkan soal yg saudara paloh ucapkan,bahwa =saudari Nita bebas menulis apa saja d rumah rumahnya (websitenya -red)& kita hanya tamunya…=
    tapi kalow tulisannya sudah d post,brarti sdh bukan d rumah lg toh?toyib…
    salut buat saudari Nita yg sudah gentle…eh lady

  152. Kamal Says:

    Gw kira kalo orangnya dah minta maaf terimalah dengan lapang dada, gak ada lagi keluar kata2 makian.
    Salut buat Nita! n jangan lupa tambah hati2 ya!

  153. AudERiNa Says:

    gila ni anak yah, beneran deh lu gak sadar apa di kampus itb ada jurusan meteorologi dan geofisika?

    apa lu gak mikir sama aja lu jelekin dan meragukan kampus lu sendiri?

    bukan hanya itu, lu jelekin seluruh komunitas meteorologi, dan lebih buruk lagi sebuah ilmu, yang bahkan lu pun gak mengerti soal itu (emang lu udah pernah riset sampe sejauh apa siiihh???)

    semoga lu sadar, lu udah memposisikan almamater kita dalam keadaan yang sulit.
    pendapat lu tuh terlalu naif, naif dan apa tuh yang sering lu bilang? oya, TOLOL!!

    gw alumni Interior FSRD ITB ank 2001 dan bener2 mohon maaf kalo ada pihak2 yang tersinggung karena membaca blog si nita ini, dan bahwa FSRD ITB TIDAK ADA SANGKUT PAUTNYA DENGAN BLOG INI.

    jadi untuk pihak2 yang skeptis, mohon untuk tidak mendiskreditkan FSRD ITB hanya karena omongan nita yang kebetulan bagian dari FSRD ITB.

    terutama buat ADITYA, lu bilang “cuma SR doang?”

    gawat lu masuk ITB udah banyak yang nungguin pengen nggeplak tuh pala, tolol bener ni anak! sok tau pake nghina SR pula!

    lu kira kuliah SR tuh gampang apa? masuknya lu kata gampang?
    heh, lu ulik dulu deh kehidupan seniman2 kaliber dunia, liat kontribusi mereka sama dunia, liat leonardo davinci yang sekaligus arsitek dan pintar anatomi. pernah dengan Vitruvian?

    bego sih lu, taunya orang hebat cuma Einstein doang. perlu belajar lebih banyak lu, resmi dah orang2 kayak lu sih gak PANTAS masuk ITB.

  154. Milla Says:

    GREAT…NITA…
    *plok..plok..plok..
    *give applause for Nita

  155. Rendy Says:

    gyakakakaka
    rame commentnya

  156. deri Says:

    ente hati2 kalo ngomong
    ilmu meteorologi itu mempelajari banyak hal gak cuman cuaca doang
    lu tau global warming
    lu tau energi angin, energi surya?
    lu tau el nino la nina?

    perlu diketahui gw sebagai mahasiswa meteorologi 2005 belajar meteorologi yang isinya fisika dan matematika
    gimana bisa dibilang itu ilmu tolol..

    gw tantang lu dateng ke lab inderaja dan SIG prodi meteorologi ITB..kalo lo emang bener mau ngungkapin argumen yang jelas gw tantang lu!!!!!!!!!!!!!!

  157. budd XXIX Says:

    ya bagus… kalo salah minta maaf…

    gitu donk…

    *BRAVO

  158. budd XXIX Says:

    sips…
    tapi jadi nafsu sama paloh…
    heuheuheuheu
    whatever….
    lagian yang ikut usm juga ngebantu yang ikut spmb bukan?
    lo pikir cukup apa masuk kuliah modal 3 juta doank?
    nggak mungkin kawann…

  159. RIZLIavriananda Says:

    Ya sudah… jangan diperpanjang lagi…

  160. Budy Says:

    kasian nih kak Nita..
    yang sabar ya..
    tapi emang saLah kak Nita sih..
    kLo udah nanem pohon, ya udah trima buahnya..
    makanya Laen kaLi hati” ya ngomongnya..
    serem bgt comment”nya..
    hiiiiiii..
    tapi emang harus d tanggepin sih kLo tuLisa kaya gini..
    ok, gtu aja..
    makasih..

  161. a c h i e Says:

    yeah.. great. gitu dong mbak.. minta maaf, jangan lari..
    btw, paloh dibayar berapa buat ngomentarin semua comment?
    gue jadi ilfil banget ama ni orang..
    ah ya udah deh. ga penting.. next time jangan agresif mas..
    asertif aja napa? bukan blog lo kan?

    mahasiswa psikologi UI yg berusaha untuk tidak pernah mendiskreditkan jurusan apapun, apalagi FSRD.

  162. budd XXIX Says:

    yess….
    case closed….
    paloh udah yah….
    itu lambe nya tutup dulu yess…

  163. zamzam Says:

    selamat anda merupakan orang yang provokatif sehingga membuat orang panas hati dan pikiran dan tidak lagi sungkan2 untuk mengkritik anda…sehingga anda layak disebut PROVOKATOR ulung…tetapi sayangnya jika anda anak ITB ,tulisan anda itu seperti orang yang tidak pernah dididik bagaimana cara menulis yang baik dan benar dan etika dalam menulis..apakah anda pernah diajarkan Bahasa Indonesia dari SD sampai SMA dan juga mata kuliah TTKI sewaktu kuliah? jika anda tidak mendapatkannya saya memakluminya jika tulisan anda seperti itu..tapi jika anda mendapatkannya berarti percuma selama ini anda mendapat pendidikan tetapi jalan pikir anda seperti bukan orang terdidik..apalagi anda seorang mahasiswa itb..anda seharusnya mengerti etika..walaupun itu pandangan anda tapi tolong ungkapkan dengan santun tidak perlu ada kata2 provokativ dan kasar..”sebuah teko akan mengeluarkan isi yang ada didalamnya” jika yang keluar dari teko itu air kotor maka dalamnya adalah air kotor.

  164. Nenda Says:

    Yaa ampuun Teh Nitaaa.
    Blogna rame pisan.
    Huehehe, blogku udah gw apus sekarang.

    Kapan kita bisa jalan2???

  165. Nenda Says:

    Yaa ampuun Teh Nitaaa.
    Blogna rame pisan.
    Huehehe, blogku udah gw apus sekarang.

    Kapan kita bisa jalan2???

  166. JAP Says:

    Banyak komentar2 yg patut anda renungkan, semoga anda tidak ngambil kuliah di riau 11.

  167. Yohanes Says:

    Nggak usah minta maaf. Ini kebebasan berpendapat.

    I disapprove of what you say, but I will defend to the death your right to say it.

    I detest what you write, but I would give my life to make it possible for you to continue to write

    [Source quotationnya agak diperdebatkan, silakan dicari sendiri di Internet].

  168. Dragon Says:

    Ass,wr.wb

    Buat semuanya ..
    Jangan dimasukkan rileks!
    dah sampai disini saja
    Mudah2an bisa saling memaafkan..

    Wass,wr.wb

  169. Paryono Says:

    Serius niiiih…gak mau jadi istri saya yang kedua??? coba difikir-fikir lagi??? dipertimbangkan mateng-mateng??? ini kesempatan besar lho….

    Kalo belum mau juga, ya gak papa…
    Motivasi saya cuma kasihan aja kok, orang sebagus Dik Nita nampak kurang terurus dengan baik??? Tapi yang penting sudah ada perubahan yang positif.

    Kalo masalah kecantikan, kamu masih kalah sama istri pertama saya, apalagi masalah keshalehahan kamu jelas kalah telaq.
    Istri saya pake cadar, sehingga kalo lagi jalan, banyak orang bilang “ada ninja hatori” tapi hebatnya istri saya sangat menikmatinya, senang disebut ninja hatori oleh orang-orang yang tidak paham.

    Saran saya, lebih baik kamu cepet kawin saja. Banyak keuntungan kawin dibanding debat dan menjelek-jelekkan orang.

    1. Kawin bisa menyatukan hati, debat dan menjelekkan orang bisa bikin pecah hati.

    2. Kawin bisa bikin bahagia, debat dan menjelekkan orang bisa bikin sengsara.

    3. Kawin bisa meredam syahwat karena tersalurkan secara halal, debat dan menjelekkan orang bisa bikin hilang syahwat karena kebencian.

    4. Kawin bisa bikin badan gemuk, debat dan menjelekkan orang bisa bikin badan kurus kering.

    5. Kawin bisa mendatangkan rezeki, debat dan menjelekkan orang bisa menjauhkan rezeki.

    6. Kawin bisa memperbanyak saudara, debat dan menjelekkan orang bisa bikin hilang saudara.

    7. Kawin bisa bikin peluk-pelukan jadi berpahala, debat dan menjelekkan orang bisa bikin pukul-pukulan dan berdosa.

    8. Dan masih banyak lagi.

    Kalo nanti malam ato besuk pagi ato setelah besok pagi berubah fikiran, jangan sungkan-sungkan ya??? minta bantuan Paloh juga gak papa.

  170. Kharisma Says:

  171. Hartono Says:

    Udah ganti ya? untung ada google cache…

  172. Ruliajalagi Says:

    Mas mas mbak mbak….khan dia udah say im sorry tuh…ya sudahlah ya …. hehehe Nita bantuin siah gw TA !!!! hehehehe

  173. Bayu Says:

    sudah ah, gw pernah baca tulisan aslinya. gak usah diperpanjang kok. harusnya comment2 yang dibawah ini di hapus. Apalagi dari paryono. Poligami is a crime man. 220 @rileks

  174. baron Says:

    poligami is a criome tapi kalo nita kayanya gw setuju deh…

    Mas paryo tolong didik yah nitanya…

    daya doakan semoga keluarganya sakinah mawadah warohmah…
    AMIN.

    menulis itu suatu kebebasan, tapi bukan bebarti kebebasan berexpresi dipakai secara tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan kebencian dan menyinggung orang baik. rasanya kurang bijaksana…

    GOOD WORK NITA heheheh…

    *PISSS

  175. endaH Says:

    Neng nita nih,ternyata adek kelas gw yang *OMG* sangat kejam..hmm dkv dan fsrd jangan dibawa-bawa yah…for personal blog u should take personal reponsibility. Guwe,yang baru liat isi blog lo *itu juga gara2 ditengah jalan guwe ditelp temen guwe disuruh buka blog hitam ini* ngerasa miris banget!
    Inikah dampak GADA oskm??sama sekali gada rasa respek ama fakultas laen..

    tapi berhubung udah ada permohonan maaf *yg amat terlambat*..so saya doain deh neng nita ini ga dirajam orang ditengah jalan…ato dijatohin meteor ama orang meteorologi hehe…

    hmm…Keep learning sis…

  176. Rendy Says:

    dasar orang sotoy..br kemaren sore aja lu msk itb udh ngomentarin kaya yg udh master aja..lu lg haid kali yak..pas nulis tulisan ky gt..sentimen amat kyknya, mbok ya kalo mau kritik atau komentar pake kt2 yg sopan gt lho sebagai mahasiswa itb..!yg penting lu jgn sotoy ngomentarin sesuatu yg sbnrnya gak loe pelajarin..dasar tololllll…

  177. Kadarsah Says:

    Untuk Mas Paryono, bagaimana tanggapan terhadap artikel ini:

    2007-08-23 12:32:00
    Dosen UIN: Mau Poligami, Cari Nenek-nenek Saja!

    Gagah Wijoseno - detikcom
    Jakarta - Jumlah penduduk wanita Indonesia yang lebih banyak sering dijadikan alasan pria berpoligami. Tapi hal itu dibantah dosen UIN Syarif Hidayatullah, Huzaimah T Yanggo.

    Jumlah penduduk pria dan wanita di Indonesia saat ini, katanya, sudah seimbang.

    Bantahan Humaizah disampaikan saat menjadi saksi ahli dalam sidang judicial review UU Nomor 1/1974 tentang Perkawinan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (23/8/2007).

    “Penelitian BKKBN dan BPS menunjukkan jumlah laki-laki 50,2 persen dan jumlah perempuan saat ini 49,8 persen,” kata dia.

    Menurut Huzaimah, jumlah perempuan yang banyak justru berstatus janda dan nenek-nenek. Karena itu, dia menyarankan jika pria ingin berpoligami, maka carilah yang berstatus janda atau nenek.

    “Makanya mau poligami itu cari nenek-nenek yang cantik!” cetusnya yang membuat 8 anggota majelis hakim yang dipimpin Laica Marzuki mesem-mesem.

    Huzaimah menambahkan, pada dasarnya wanita lebih setia daripada pria. Dia lalu menyontohkan, dalam penelitiannya di Kompleks Dosen UIN, dari 60 janda yang ditinggal mati kebanyakan tetap memilih seorang diri. Kondisi sebaliknya terjadi pada pria yang ditinggal mati istrinya.

    “Wanita janda yang ditinggal mati sedikit yang kawin lagi, berbeda dengan duda. Mereka banyak yang menikah lagi. Bahkan yang masih punya istri banyak yang menikah lagi,” katanya. (umi/asy)

    (news from cache) - Reload from Original

    http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/08/tgl/23/time/123201/idnews/820701/idkanal/10

  178. ndaru Says:

    njritt rame yah flame-war nya, LOL :D
    bagi gw sih kritik menggunakan bahasa kasar mungkin bisa dimaafkan daripada kritik yang sama sekali tidak berdasar :))

    ehh ada rendy, hi ren!™
    * ngitungin anak gajah dri atas *

    mahasiswa hukum ugm yg berusaha untuk tidak pernah mendiskreditkan jurusan apapun, apalagi FSRD * ini niru user yg komen juga, lupa namanya cari aja sendiri *

  179. Paryono Says:

    Buat Kadarsah :
    Sudahlah, jangan membuka keributan baru di tempat orang, gak sopan!!!

    Ya yang siap poligami, ya poligami, bagi yang gak siap poligami, ya gak usah poligami. Yang penting jangan sampai kita ngakal-ngakali hukum hanya karena hawa nafsu kita tidak siap menerima hukum tersebut (sssst…. takut dihukumi murtad).

    Yang mau poligami sama nenek2, ya poligamilah sama nenek2. Bagi yang mau poligami sama gadis, ya poligamilah sama gadis. Tapi kalo yang memoligami sudah siap dan yang dipoligami juga sudah siap, ngapain juga orang lain yang tidak berkepentingan jadi ngeributin, apa urusannya coba?

    Kok sampe ono istilah “poligami is crime man” segala, gek entuk rumus soko ngendi arek iku??? Padahal justru sing bener iku poligami is wise man, nek seks bebas iku baru crime man. Wah, bocah-bocah saiki pancene angel diatur tenan.

    Sudah sudah sudah
    hayo semua kembali belajar lagi, biar pinter. Masalahe wis beres kabeh.

  180. JQ Says:

    Syukurrlah udah beresss,,,,

    hehe..

  181. Ratie Says:

    Fiuuuhhhh… cape bacanya….

  182. bgush Says:

    ya sudah Alhamdulillah klo memang uda beres…
    smoga ada hikmah bwt kt smua…
    amin

    ~bagus, dkvITS’03~

  183. Paloh Says:

    Buat A c h i e:
    btw, paloh dibayar berapa buat ngomentarin semua comment?
    ============================================================
    Saya tidak dibayar sepeserpun, seperti rekan2 lainnya yg tadinya sekedar membaca lalu akhirnya tertarik untuk ikut mengomentari.

  184. Paloh Says:

    Buat Ponti:
    skadar mengingatkan soal yg saudara paloh ucapkan,bahwa =saudari Nita bebas menulis apa saja d rumah rumahnya (websitenya -red)& kita hanya tamunya…=
    tapi kalow tulisannya sudah d post,berarti sdh bukan d rumah lg toh?toyib…
    =========================================================
    Tulisan Nita yg berada di Blog pribadinya secara fisik ada di salah satu server friendster, kalau kamu ketik alamat blognya di browser atau mengklik urlnya sebenarnya yg dilakukan oleh browser adalah merequest data ke server friendster, kamu yg melakukan kunjungan.
    Sementara tulisan Nita tidak pernah kemana2 kecuali ada orang lain yg melakukan copy-paste entah mengirimkannya via Instant Messenger, e-mail, atau
    forwarding ke milis-milis. Jadi memang ada pihak selain Nita yg melakukannnya. Sementara Nita hanya menulis apa yg dia pikirkan di blognya tanpa melakukan provokasi dengan melakukan jumpa pers hingga forward kemana-kemana.

  185. Paloh Says:

    Buat Deri:
    perlu diketahui gw sebagai mahasiswa meteorologi 2005 belajar meteorologi yang isinya fisika dan matematika gimana bisa dibilang itu ilmu tolol..
    =========================================================================
    Meskipun faktanya banyak yg harus mengulang kuliah beberapa kali mau tidak mau agar bisa lulus, seperti yg diutarakan oleh saudara Awal.

  186. Paloh Says:

    Buat Deri:
    lu tau global warming
    lu tau energi angin, energi surya?
    lu tau el nino la nina?
    ====================================================================
    Jangan sekedar pamer, tidak semua orang mendapatkan kuliah pengantar Meteorologi. Untuk pengenalan bagi orang awam salah satunya bisa melihat Film An Inconvenient Truth dari Al-Gore.

  187. Paloh Says:

    Buat budd XXIX:
    lagian yang ikut usm juga ngebantu yang ikut spmb bukan?
    lo pikir cukup apa masuk kuliah modal 3 juta doank?
    nggak mungkin kawann…
    ==========================================================
    Sebelum ada USM siswa yg orang tuanya berduit tidak diberikan kemudahan sama sekali untuk masuk ITB. Bersyukurlah karena akhirnya ITB menjadi BHMN dan harus mandiri akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan penerimaan di luar SPMB (USM). Banyak yg tertarik mengikuti jalur USM salah satunya karena rasio pendaftar dengan jumlah kursi yg tersedia untuk peserta USM tidak sebesar rasio yg harus dihadapi bila masuk melalui jalur SPMB. Hal ini dikarenakan tidak semua orang tua mampu menyediakan uang sejumlah yg diharuskan oleh ITB untuk ikut USM.

  188. Paloh Says:

    Buat Deri:
    gw tantang lu dateng ke lab inderaja dan SIG prodi meteorologi ITB..
    =========================================================================-
    Lalu di Lab Inderaja ingin apa yg ingin diperlihatkan? Komputer2 yg sedang digunakan untuk main AOE dan Dota. Sementara sebagian komputer yg lainnya digunakan untuk Chat dan browsing rileks.

  189. Paloh Says:

    Buat Beqie:
    tp.. alangkah baiknya kritiknya jgn hanya kritik… tolooong doong… bantu supaya meteorologi ga tolol lg….
    tolong beri solusi.. bukan hanya debat tanpa ujung….
    ========================================================
    Ironis memang, semangat untuk memberikan komentar di blog Nita tidak perlu dipertanyakan namun untuk sekedar mengedit http://id.wikipedia.org/wiki/Meteorologi setidaknya agar bisa sama dengan yg versi inggrisnya tidak ada yg melakukan, itu salah satu wujud kepedulian thd bidang studi kalian agar bisa dikenal oleh banyak orang. Setidaknya banyak dari kalian yg memiliki internet dan memiliki waktu luang untuk melakukannya. Banyak hal lain yg bisa kalian lakukan agar Meteorologi populer.

    Tidak heran sampai ada tulisan Nita ttg meteorologi, banyak orang yg tidak mengetahui ttg Meteorologi. Jangankan Nita, sampai angkatan 2006 saja yg tertarik untuk masuk meteorologi hanya satu orang. Mungkin di masa mendatang akan ada guyonan bila ada yg bertanya “Kak bagaimana cara untuk masuk Meteorologi? Oh gampang langsung saja daftar pasti diterima!”. Hal ini mengingat sepinya peminat Meteorologi seperti halnya kasus 2006 sehingga siapapun yg mendaftar pasti bisa masuk sebagai mahasiswa Meteorologi.

  190. Agapitus Ossy Says:

    Koq gue baca blog ini jadi sedih yah? Berbuat salah dan menghadapi akibatnya itu bagian dari proses hidup jadi dewasa; tapi yang gue liat disini malah adu argumen, caci maki, ampe arogansi almamater segala… Udah gitu melebar2 kan masalah ampe minta jadi istri ke2 segala? Sedih……

    Anyway, pendapat pribadi gue, Blog itu masuk personal domain seseorang. Blog itu hasil karya dan pemikiran seseorang; penulis Blog memiliki copyrights atas tulisannya. Oleh karena itu, dilarang keras mengutip sebagian atau seluruh isi blog seseorang tanpa ijin yang bersangkutan. Kalau mo ngomentarin tulisan seseorang yah di blognya aja, jangan dibawa2 ke tempat lain lah. Kesannya jadi kita gak suka ama seseorang trus minta orang2 lain ikut ngeroyok si orang yg gak kita suka itu….. Jangan sampe kebentuk image anak itb hanya suka main keroyokan (image yang cukup sering gue lihat selama total 6 tahun hidup gue disana)….

    @ Nita: Selamat, anda telah bertambah dewasa. Keep blogging, siapa tau nanti bisa dibikin bukunya. Thanx dah boleh ngasih comment disini. Salam kenal.

    -ossy, dulu pernah di itb-

  191. Paloh Says:

    Buat Andina:
    jikalau memang tiada berguna hal diatas tadi, sudah saja cabut semua ilmu tersebut. ajukan saja ke depdiknas bahwasanya dept gm dan/atau bmg/sejenisnya dibubarkan,
    =====================================================
    Tidak perlu diajukan sampai ke Depdiknas/Dikti, kalau tidak ada mahasiswanya hingga beberapa waktu otomatis dibubarkan, buat apa ada prodi/Departemen tapi tidak ada mahasiswanya, apa yg dilakukan oleh Dosen di prodi/Departemen tersebut? Sekedar mroyek? Kalau seperti itu apakah masih bisa disebut Dosen? Atau lebih baik status kepegawaiannya diubah menjadi pegawai Perseroan Terbatas yg mengerjakan proyek dari ITB? Selama ini prodi/Departemen yg tidak populer di ITB bisa hidup karena banyak yg ingin lulus dari ITB tanpa peduli jurusan/prodi/Departemennya.

  192. diTTa Says:

    Buat Paloh:
    =====================================================
    trus apa saran anda buat prodi meteorologi yg hmm ga bs saya itung udh berkali2 anda bahas 2006 cm 1 peminat?knp setiap komen anda komentarin??ada hubungan apa anda sm nita [cm nanya tanpa maksud menyudutkan]..kyny online terus nih,,bales yah message fs yg kmrn saya kirim..salut buat mb nita berani menulis berani bertanggung jawab..

    -yg ga tahan buat komen komen2nya paloh-

  193. Riefvan Says:

    Menghina sesuatu berarti menghina penciptanya juga.

    Ayo sama2 membijaksanakan diri seiring waktu.

  194. Leksa Says:

    Buseett rameee…
    Reunian ya booooo
    k…
    serasa di Forsil atawa…Evaluasi OSKM.. huakakakaka….

  195. budd XXIX Says:

    astagfirullah…
    dikirain udah insyaf…
    udahan ah…
    orangnya aja udah diem…
    yuk mari….

  196. -aMAndA- Says:

    Ikutan ah!

    Sebenernya dari kemaren2 pengen ikutan, tapi malu gara2 nick saya masih sticky caps. Maklum, ngebuat FS dari masa Abegeh.

    Hehehe…

    Kayaknya Mas Paloh ini hampir sama seperti pengacara untuk blog yah? Tapi hebat juga tuh hobinya! Hehe…

    Ya baguslah, ngebaca blog ini membuat saya berhati-hati dalam nulis blog. Karena saya juga kalo ngomong sedikit nyablak juga (kemaren buktinya, saya dimarahin abis-abisan sama ayah saya, dan sampe sekarang saya gak ngerasa kalo saya yang salah! *Curhat*)

    - Amanda -

  197. Khumaedy Says:

    gelo ada yang niatan ngomentarin semua komen.
    lucu pisan ini, layak masuk JP

  198. feldy feldy Says:

    waaaaaaahhhhhhhhhh……..

    goblok petok
    anda sr??
    aduh kalo anak EL ato IF ato apapun lah yang melajarin ilmu yang ribet-ribet dan susah2 mungkin aja mereka bisa komen kayak gitu(karena terlalu sombong atau alasan apapun itu)

    tapi
    kok lo bisa gitu ya??

    emosi sesaat yang sangat
    ahhh……..

  199. Fajar Says:

    Mbak masih bisa senyum lebar kayak di fotonya tuh?

    Klo boleh tahu sbrapa besar ruginya sih dari kekurangtepatan ramalan cuaca?

    Makin tambah ilmu harusnya makin sabar, yang sabar ya mbak…

  200. Hayyu Says:

    Neng Nita yang oernah merasa dirugikan… saya gak tau kamu orang mana…. jika ternyata kamu bukan orang Bandung, saya kasih gambaran biar gak terlalu kecewa lagi yah….

    saya bermukim di Padasuka, Bandung Timur… udah lama bgt gak hujan… Tante saya di kawasan Sarijadi, Bandung Barat udah beberapa kali hujan deras… berasa sih diameter bandung?
    teman saya juga di guruminda seringkali kering, sementara 2 km dr situ hujan derasnya minta ampun….

    jadi, sebelum menyalahkan pihak lain, pelajari dulu segala sesuatunya dengan baik…. karena klo gini, BMG mau bilang cerah, berawan ataupun hujan u/kawasan bandung, gak ada yg salah khan? beda 1-2 km ajah bisa beda smua…

    mudah2an Neng Nita bisa lebih memahami kota kita tercinta ini…. Alhamdulillah kalo udah menyadari kesalahannya….

    semoga yg lain pun bisa belajar bersikap dr neng nita yg konon masi muda ini….

  201. Teeyol Says:

    ECH M’…….!!!!
    KLO NGOMONG ATI2 DUNKZ!!!! LU KIRE NIE DUNIA LU APE!!!!!!
    PRASAAN CUMA ORANG TOLOL KY LU YG NGOMONG METEOROLOGI ILMU TOLOL DECH!!!! MIKIR DULU DUNKZ LOL TOLOL!!!!! MAHASISWA QO ADA YACH YG TOLOL KY LU!!!!! ORANG IDIOT JG MSH BS MIKIR D!!!! PRIVATIN TUCH MULUT LU!!!! PERCUMA SEKOLAH TINGGI2 TP MSH AJA TOLOL!!!! KASIAN BGTZ YACH ITB PNY MAHASISWA KY LU!!! JGN2 LU NGAKU2 ANAK ITB LG!!! YG GW LIAT C ANAK ITB SMUANYA SOPAN TUCH!!! KNP ADA YG KY LU YACH???!!! BUKANNYA D ITB JUGA ADA METEOROLOGI??? BRARTI LU NGHINA SLH SATU DEPT LU DUNKZ!!!! M’ NITA YG TIDAK SAYA HORMATI….. NGACA DL YACH KLO MO NGOMONG!!! 1 LG,,,,ALLAH KMENCIPTAKAN MANUSIA DG AKAL PIKIRAN,, SO MIKIR DUNKZ KLO MO NGLAKUIN SESUATU TUCH LOL TOLOL!!!!

  202. Teeyol Says:

    nita yg kurang terhormat….
    klo pgn beken, gk’ dg cara ngjelek2in ilmu meteorologi jg bs!!!!! bQn film bandung lautan asmara versi terbaru khan bs tuch!!!!!

  203. Awal Says:

    @ Teeyol
    ————————————–
    nita yg kurang terhormat….
    klo pgn beken, gk’ dg cara ngjelek2in ilmu meteorologi jg bs!!!!! bQn film bandung lautan asmara versi terbaru khan bs tuch!!!!!
    ————————————–
    ini juga parah nih…
    masa nyuruh melakukan maksiat…
    tjapee deehh

    …………….
    hmmm…
    sepertinya saya sering mendengar gaya bicara om Paloh ini….

    dimana yah….?

    di jurusan kah?

    sudikan kiranya anda mengungkapkan identitas anda di sini? :)

  204. Elzafir Says:

    menurut gua jauh lebih GAK PANTES itu untuk belajar SENI RUPA di sebuah INSITITUT TEKNOLOGI.

    dan satu lagi, berantem lewat internet itu sama kayak ikutan tanding di Paralympic. walopun lo menang, tetep aja lo retarded.

  205. Ardhi Says:

    Udahlah. Nggak usah diperpanjang lg masalah ini. Yg punya blog juga udah minta maaf, buat apa main hujat-hujatan terus.

    Si mbak ini cuman kurang tau aja tentang ilmu meteorologi, makanya pandangannya masih sempit.

    -Ardhi MeteoITB ‘99-

  206. Joko Says:

    Lucu yah..anak muda..ngomongnya kok kaya gitu?
    Mau komen nih soal SPMB, harusnya, mbak nita, ngga boleh ngomong2 soal SPMB, karena mbak nita dari SR kan? setau saya, FSRD kan punya saringan sendiri, jadi mbak nita ngga mungkin tau tentang SPMB. Plis deh..yg bener ajah..hahahaha

    Joko
    GEA 00

  207. Joko Says:

    Lucu yah..anak muda..ngomongnya kok kaya gitu?
    Mau komen nih soal SPMB, harusnya, mbak nita, ngga boleh ngomong2 soal SPMB, karena mbak nita dari SR kan? setau saya, FSRD kan punya saringan sendiri, jadi mbak nita ngga mungkin tau tentang SPMB, nah kalo mbak nita marah2 mengenai UMFSRD, itu baru cocok, karena mbak nita kan dah pernah ngerasain, jadi wajar kalo komentar… Plis deh..yg bener ajah..hahahaha

    Jok
    GEA 00

  208. Virgiana Says:

    fuih,,

    akhirnya gw bisa baca blog yang ramai di bicarain anak2 dikampus yah,,

    jadikan ini sebuah pelajaran..
    Ilmu itu bisa datang darimana aja loh…
    apalagi tuh jurusan ada di ITB..
    kalo lo nolak ilmu yang udah ada sama aja lo nolak sesuatu yang lebih baik..

    Belaajar ngehargain orang.. kalo maw lo dihargai…
    Par armi tuh dosen..(walaupun dya bukan dosen gw..)
    Hormatin dya dong..
    Lo tuh ga da pa2nya dibanding dya… Mungkin gw juga ga da apa2nya dibanding lo…
    walau gw rada sok tau.. yah… gw seneng lo da minta maap…
    itu nandain kalo lo nyesel..

    gw cinta damai kok..

  209. killjoyz Says:

    hehehehe,,,ntah pa2 aja ponn,,cem eek…

  210. F R I N D A Says:

    aduh rame yahh…
    nita kayaknya gw pernah liat lo dmana gitu…

  211. Mariana Says:

    Ya ampun rame amat blog ini. Yg mengkritik pemilik blog gaya bahasanya tidak lebih sopan dari pada gaya bahasa sang pemilik. Malu ya kata “tolol” sampai beredar bebas di mana2. Generasi SPMB dan SPM, pengkritik dan yg dikritik, harus banyak belajar ttg kedewasaan, kalau tidak degradasi generasi sungguh memilukan.

    Alumnus ITB - Generasi UMPTN.

    nb. sebaiknya dik Nita tidak perlu meminta maaf, kecuali kalau memang merasa bersalah. Pertahankan pendapat anda bila anda merasa benar.

  212. Mariana Says:

    Akhirnya saya baca juga cerita hujatan Dik Nita thd Jurusan Meteorologi di blog lain… lucu sebenarnya, karena Dik Nita yg mengikuti test khusus FSRD merendahkan jurusan lain di ITB… rekan2 Meteorologi kalau direndahkan oleh elektro mungkin masih mau terima sambil ngegrundel, tapi oleh FSRD? haha… Dik Nita juga secara tidak langsung merendahkan pacarnya (Adjie?), karena jurusan Teknik Kelautan merupakan jurusan menengah bersama dengan Planologi, Arsitek, TL, Tambang, Minyak, dll. Pada masa saya masih di kampus, Teknik Kelautan malah berada di bawah seluruh jurusan di atas utk ranking masuknya, karena pertimbangannya sederhana: Nanti lulus mau kerja di mana? Utk urusan pekerjaan, jurusan2 spt Tambang, Planologi, Arsitek, dll masih jauh lebih jelas prospeknya dari pd Teknik Kelautan. Mungkin Teknik Kelautan membonceng popularitas Teknik Sipil, tapi ingat Sipil populer di tahun 70 an. Saat ini sudah digantikan oleh Elektro dan IF. Di masa saya, Sipil sudah masuk golongan menengah juga, bukan lagi favorit, dan banyak yg masuk karena pilihan kedua, juga prospek pekerjaan yg tdk terlalu menjanjikan seperti era 70 an…

  213. raja Says:

    wah……..wah, sangat tidak etis sekali yang ngebalas di blognya mbak ini. kalo kalian mendiskreditkan mbak ini apa bedanya kalian dengan orang-orang yang tidak mengerti aturan ilmiah. yang ngomongnya sok ilmiah, jangan terlalu menyudutkan dia. kalo dia salah ya cukup diingatkan kalo dia salah. jangan terlalu soklah semua yang disini, ada yang mau melapor kemana gitu. kalo menurut saya mah sekarang kan masi muda gitu, jadi kenapa emang kalo salah? g boleh. mending salah sekarang mbak. dari pada entar ngasih statement sembarangan, statement salah-salah. saya sangat apresiatif banget dengan mbak ini. walopun saya g kenal dia. menurut saya dengan pernyataan mbak ini akan muncul kesadaran baru buat kita-kita. mbak jangan terlalu takut deh dengan ancaman sebagian orang2 g jelas disini. apalagi yang ngancam2 gitu, yang penting mbak kan udah minta maaf. menurut saya ” semakin banyak kita melakukan kesalahan maka kita akan semakin mendekati kebenaran ” so jangan takut berbuat salah.
    salah itu pelajaran
    salah itu bukan berarti mati

  214. raja Says:

    g usah takut mbak, maju terus

  215. Zae oRen Says:

    comment sebanyak ini gak akan ada yang baca satu2 … -_-

  216. pinkaN Says:

    @paloh juga bwt yg lain.

    anggapan usm lebih gampang, kemungkinan masuknya lbih besar dll sebaiknya buang jauh2 deh pikiran ky gitu. Soalnya gw ngalamin nih, ikutan 2 kali usm tp gagal :) tp lolos di spmb ^^ (jurusan yg sama). Tmen2 gw jg banyak yg ky gitu, banyak bgt malah. USM ato SPMB sama susahnya. Yg nentuin sih pas lg tesnya, lg hoki ato enggak. Hwehue ^^

  217. Dini Says:

    aje gileee

  218. Hendy Says:

    koq jadi minta maaf ya…

    tulisan aslinya ‘hilang’ lagi :(
    yaaa gapapa, namanya juga anak-anak ;-)

  219. iQbal Says:

    Anda harus belajar banyak dari kesalahan anda,, Tidak ada ilmu yang tidak berguna,,Karena semuanya saling melengkapi.
    Masalah jalan masuk siswa/i lewat jalur USM menurut saya memang ada dampak negatif seperti yang anda katakan,,namun anda perlu tahu bahwa banyak mahasiswa USM yang mampu bersaing dengan mahasiswa yang masuk ITB lewat jalur lain,,

    Ini mungkin pelajaran buat kita semua, jangan sampai kejadian seperti ini bisa terulang,,yah…mikir2 dulu lah sebelum ngepost…

  220. 'riana ibrahim Says:

    planologi kelas menengah ke bawah?

    ya ampun minta dibacok kali ye.. maksudnya kambingnya minta digorok,, apa ayamnya minta dipites…

    semoga tuhan mengampuni

    amin

  221. beyond Says:

    insyaallah mas Paryono berhasil menaklukkan hati sang “singa betina”nya. Saya dukung deh mas Proyono, soalnya, kayakny saya berpotensi untuk menekuni jejak mas Paryono deh.

  222. kill_i_kid_die Says:

    kenapa ramalan cuaca ga slalu tepat , karena :
    1. kondisi atmosfer di daerah tropis seperti indonesia sangat dinamais yg artix dapat berubah ubah dalam waktu singkat! itu mengapa ITCZ slalu berpindah2..

    2. jika anda bandingkan dengan ramalan cuaca luar negeri seperti di eropa atau amerika, memang ramalan mereka hampir slalu tepat, penyebabx karena di lintang tinggi seperti eropa dan amerika, keadaan atmosferx cenderung kurang dinamis, jadi ramalan hari ini masih tetap valid untuk 3-5 hari kedepan!

    3. coba anda seorang forcaster indonesia, bertemu dengan forcaster luar. untuk masalah ramalan cuaca harian, pasti anda akan dikagumi oleh forcaster luar tersebut. itu karena untuk meramal cuaca harian di tropis sangat sulit mencapai ketepatan 90%! jangankan 90%, 60% aja udah untung!

    DEMIKIAN AGAR DIPERHATIKAN, SATU PESAN UNTUK ANDA, “TIDAK ADA ILMU YG BURUK DI DUNIA INI, HANYA BAGAIMANA MANUSIA MAMPU MEMANFAATKANX”!

  223. Gredinov Says:

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Wahai anak cucu adam dan hawa

    Jika saudara/i kalian ada yang salah, maka tegorlah dia dengan kesopanan dan kebenaran.
    Janganlah kalian tegor dia dengan caci maki. Berilah ilmu kepada dia yang tidak mengerti dengan bahasa yang halus dan sopan. Ingatlah kita diturunkan dimuka bumi ini sebagai saudara yang harus saling mencintai dan mengayomi satu sama lain.

    Wassalamualaikum Wr.Wb

    Gredinov S.M
    Ex Oseanografi ITB 2006

    *naon ger*

Leave a Reply