Selasa, dan keindahan hidup..
Monday, December 25th, 2006Hmm… mau nulis apa yah kali ini?
Currently I’m in good mood… actually, these lately, I’ve been in good mood.
Kenapa? Tumben-tumbenan banget, soalnya biasanya gw nulis disini kalo gw stres berat dan pada akhirnya blog ini cuma berisi kisah-kisah sedih gw (naon sih…)
Hmm, kalo dipikir-pikir, isi sebagian besar dari postingan gw sebelom ini tuh… lebih berupa curhatan hati gw yang tengah kesakitan, dan biasanya disebabkan oleh seseorang tertentu atau karena apa…
Tapi kali ini gw mau nulis tentang hari-hari bahagia yang tengah gw jalani (dan gw nggak mau menghitung deraan deadline tugas tentunya).
Entah udah berapa lama gw nggak ngalamin yang namanya ketawa sampe capek. Ketawa lepas karena ada hal yang lucu. Ketawa tidak dalam artian tertawa demi sopan santun (yang sering banget gw lakukan). Ketawa yang bener-bener berasal dari hati.
Finally I realized how beautiful life can be. Manusia pada dasarnya emang makhluk sosial, dan sangat bahagia bila berada di tengah-tengah komunitas yang menghargai dia, dan menerima dia apa adanya. Suatu komunitas dimana dia nggak perlu berjuang untuk menjaga image, komunitas dimana dia bisa tertawa bersama-sama, komunitas yang tidak mencari untung dari satu sama lainnya…
I don’t know what to say, but I think I found my new home now. Strange, really… I’ve just been there for few times, but it feels like I’ve been there for years… so familiar, so warm…
So I can finally get off the cold feeling I had…
Disini gw merasa dihargai, hal yang nggak gw dapatkan dari seseorang yang selama ini gw anggap berharga. Yeah, gw cuma bisa berharap dia sadar, kalo nggak ada orang yang bisa nerima kelakuannya dia yang seperti itu, kecuali gw.
Well, enough about him, he seems happy to abandon me.
He’s no longer had good heart inside him, I can see it clearly, and it makes me so sad. I can’t stand it… Oh God, even someone who doesn’t have eyes like me CAN see it. His aura already darkened, reflecting what’s happen on his heart.
Haha… kenapa gw mulai lagi ngerasa sedih? Mungkin karena ini dilema juga buat gw, should I ask him to… argh, dia yang udah seperti itu yang ada malah nantinya bikin gw susah juga kalo diminta pertanggungjawabannya (apa seeeeh)… tapi cepat atau lambat emang harus sih. Buat para pembaca, harap jangan berpikir yang nggak-nggak yah…
Gw lebih baik bersyukur karena setelah gw menjalani masa-masa sulit, gw diberkahi dengan ‘keluarga’ baru yang sangat terbuka dan menerima keberadaan gw. Dan tentunya, yang terpenting adalah gw merasa dihargai disitu.
Hoeeee, udah panjang… intinya, gw sedang dalam statement ‘bahagia’ hari-hari ini. Gw cuma bisa berharap hal ini nggak berlangsung sebentar, karena gw sangat menikmati semuanya. ini yang selama ini gw cari, selama bertahun-tahun, baru sekarang ini gw bisa menemukan keluarga yang seperti ini. Ahahaha… kebayang nggak sih bisa poco-poco bareng sepuluh orang, beberapa diantaranya berukuran superXL, di satu ruang sekre lab kalibrasi yang gedenya paling berapa kali berapa meter. That’s one of the best day in my life, I’ll put it on my life note, so I can tell the story to my descendants one day.
Dan gw bersyukur karena dipertemukan dengan seseorang baru yang… mmm… gimana ya cara ngedeskripsiinnya? I think words can’t describe the person enough for now, I can only write down good things on poetry… and I guess, this person is the most beautiful sweet poetry ever made if you want me to describe this person in words… for now ^^ of course.
Argh, andai deadline uas bisa dibuang dari kehidupan gw sekarang ini… kebahagiaan gw pasti bakalan lebih sempurna…